kabar

Penyanyi Yahudi saleh tampil dengan mata tertutup karena haram lihat penonton perempuan

Tahun lalu, dalam sebuah penampilan di Shiloh, dia menutupi wajahnya ketika penonton wanita mulai bergoyang.

05 Desember 2017 11:40

Yonatan Razel, penyanyi Israel beraliran Yahudi ultra-Orthodoks, memicu kontroversi setelah tampil dengan mata tertutup dalam konsernya Ahad lalu. Dia beralasan haram bagi dirinya melihat penonton perempuan berjoget di bawah menikmati musiknya.

Penyanyi 44 tahun ini kerap tampil di depan penonton lelaki dan perempuan dan bukan kali itu saja dia bernyanyi dengan mata ditutup lantaran tidak mau melihat kaum hawa berjoget.

Tahun lalu, dalam sebuah penampilan di Shiloh, dia menutupi wajahnya ketika penonton wanita mulai bergoyang.

Penyelenggara festival musik  Tzama Hasidic, di mana Razel tampil Ahad lalu, bilang Razel sudah biasa bernyanyi di depan penonton kaum hawa selama bertahun-tahun. "Tidak perlu dipersoalkan terhadap tindakannya Ahad lalu."

Naamat, organisasi pembela hak perempuan Israel, mengecam tindakan Razel tersebut. "Siapa rabbi-rabbi mendorong kelakuan aneh semacam itu?"

Razel merupakan penyanyi amat tersohor di kalangan masyarakat Yahudi religius dan sekuler. Lagu-lagunya biasa diputar di beragam stasiun radio di Israel, termasuk Reshet Gimel dan Army Radio.

Ibu Kota Manama, Bahrain. (Arabian Business)

Bahrain akan bina hubungan diplomatik dengan Israel

Menteri Luar Negeri Bahrain Syekh Khalid bin Ahmad al-Khalifah bulan lalu menyatakan Israel berhak membela diri kalau diserang.

Mordechai Vanunu dan istrinya Kristin Joachimsen setelah menikah di Gereja Sang Penebus, Yerusalem, 19 Mei 2015. (facebook.com)

Trump teken surat janji untuk tidak paksa Israel ungkap senjata nuklirnya

Perjanjian serupa pernah ditandatangani tiga presiden Amerika sebelumnya, yakni Bill Clinton, George Walker Bush, dan Barack Obama.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman mengadakan pertemuan dengan para tokoh agama di New York, Amerika Serikat, 28 Maret 2018. (Al-Arabiya)

Anak Raja Salman bertemu kepala Dewan Keamanan Nasional Israel

Dalam kunjungannya ke Amerika Serikat, Maret lalu, Pangeran Muhammad bin Salman menggelar pertemuan dengan para pemimpin organisasi pro-Zionis.

Kabah dilihat dari lantai atas Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, 17 Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Dipaksa copot jaket Barcelona depan Kabah

"Haram memakai yang ada tanda salib di depan rumab Allah (Kabah)," kata salah satu lelaki itu dalam bahasa Arab.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Bahrain akan bina hubungan diplomatik dengan Israel

Menteri Luar Negeri Bahrain Syekh Khalid bin Ahmad al-Khalifah bulan lalu menyatakan Israel berhak membela diri kalau diserang.

20 Juni 2018

TERSOHOR