kabar

Para pangeran senior Saudi bersatu lawan anak Raja Salman

Sekitar 95 persen dari tahanan rasuah di Hotel Ritz Carlton setuju menyerahkan harta mereka sebagai syarat pembebasan.

08 Desember 2017 11:49

Para pangeran senior dan berpengaruh di Arab Saudi mulai bersatu buat melawan Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman.

"Bin Talal (anak-anak Pangeran Talal), Bin Abdullah (anak-anak mendiang Raja Abdullah bin Abdul Aziz), dan para pangeran berpengaruh cemas dan mulai bersatu melawan Pangeran MBS (Muhammad bin Salman)," kata sumber Albalad.co dekat dengan keluarga kerajaan Saudi.

Dia menambahkan apa yang dilakukan anak Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz tersebut telah mengguncang keharmonisan keluarga besar Bani Saud.

Dengan dalih memberantas korupsi, Pangeran Muhammad bin Salman juga menjabat ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, telah menangkap para pangeran senior dan konglomerat, termasuk Pangeran Al-Walid bin Talal, mantan komandan Garda Nasional Pangeran Mutaib bin Abdullah, dan bekas Gubernur Riyadh Pangeran Turki bin Abdullah.

Pangeran Muhammad bin Salman bilang 95 persen dari tahanan rasuah di Hotel Ritz Carlton setuju menyerahkan harta mereka sebagai syarat pembebasan.

Saudi diperkirakan bisa mengeruk sekitar US$ 800 miliar dari harta diserahkan pangeran dan konglomerat tersangka korupsi.

Kiri ke kanan: Syekh Salman al-Audah, Syekh Awad al-Qarni, dan Dr. Ali al-Umari. (Twitter)

Arab Saudi pecat tiga imam masjid karena kebebasan berekspresi

Arab Saudi juga berencana memenggal kepala tiga ulama moderat sehabis Ramadan tahun ini, yakni Syekh Salman al-Audah, Syekh Awad al-Qarni, dan Dr. Ali al-Umari.

Kiri ke kanan: Syekh Salman al-Audah, Syekh Awad al-Qarni, dan Dr. Ali al-Umari. (Twitter)

Arab Saudi akan eksekusi mati tiga ulama sehabis Ramadan

"Arab Saudi tidak akan menunggu sampai vonis mati dikeluarkan untuk mengeksekusi mereka," kata seorang sumber.

Iyad al-Baghdadi, aktivis prodemokrasi tinggal di Norwegia menjadi sasaran pembunuhan Arab Saudi. (Twitter)

Tiga teman Khashoggi terancam dibunuh oleh Arab Saudi

Ketiga orang ini adalah Iyad al-Baghdadi (tinggal di Norwegia), Umar Abdul Aziz (menetap di Kanada), dan satu orang belum diketahui identitasnya dan bermukim di Amerika.

Iyad al-Baghdadi, aktivis prodemokrasi tinggal di Norwegia menjadi sasaran pembunuhan Arab Saudi. (Twitter)

Arab Saudi incar aktivis prodemokrasi di Norwegia untuk dibunuh

Baghdadi bilang polisi Norwegia datang ke rumahnya pada 25 April dan membawa dia lokasi aman dan dirahasiakan.





comments powered by Disqus