kabar

Arab Saudi akan izinkan perempuan mengendarai sepeda motor

Selama ini Saudi menjadi satu-satunya negara di dunia masih mengharamkan kaum hawa mengemudi mobil.

16 Desember 2017 20:17

Departemen Lalu Lintas Arab Saudi kemarin mengumumkan perempuan bakal dibolehkan mengemudikan truk. Aturan ini akan berlaku setelah sejumlah syarat dan panduan selesai dibuat.

Kaum hawa di negara Kabah itu juga akan diizinkan mengendarai sepeda motor. Kedua hal itu akan diterapkan setelah keputusan Raja Salman bin Abdul Aziz mulai diterapkan Juni tahun depan.

Raja Salman September lalu memutuskan membolehkan perempuan boleh memperoleh surat izin mengemudi mulai Juni 2018, sehingga mereka bisa menyetir mobil sendiri.

Selama ini Saudi menjadi satu-satunya negara di dunia masih mengharamkan kaum hawa mengemudi mobil.

Peta Selat Hormuz, Iran. (Al-Jazeera)

Raja Salman setujui penempatan pasukan Amerika di Arab Saudi

Pasukan Garda Revolusi Iran telah menahan kapal tanker Stena Impero, milik Swedia dan berbendera Inggris saat melintas di Selat Hormuz.

Israel Katz, Menteri Luar Negeri Israel, bertemu Menteri Luar Negeri Bahrain Khalid bin Ahmad al-Khalifah di Washington DC, 17 Juli 2019. Keduanya membahas mengenai Iran. (Courtesy)

Menteri luar negeri Israel dan Bahrain bertemu bahas Iran

Katz menyebut pertemuannya dengan Khalid menunjukkan kian mesranya hubungan Israel dengan negara-negara Arab.

Perempuan Arab Saudi ini dtahan polisi setelah tidak berabaya dan berjilbab saat di sebuah jalan di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (alweeam.com.sa)

Perempuan Arab Saudi pergi berbelanja tanpa berjilbab dan berabaya

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman pernah bilang berabaya tidak wajib bagi kaum hawa Saudi.

Salinan paspor milik Rahaf Muhammad al-Qunun, 18 tahun, gadis pencari suaka asal Arab Saudi. (Twitter)

UNHCR beri status pengungsi buat gadis Arab Saudi pencari suaka

UNHCR merujuk kepada Australia untuk memberikan suaka bagi Rahaf.





comments powered by Disqus