kabar

Anak Raja Salman beli istana di Prancis seharga US$ 300 juta

Pangeran Muhammad bin Salman bulan lalu juga membeli lukisan wajah Yesus diberi judul Salvator Mundi (Juru Selamat Dunia) seharga US$ 450,3 juta, dalam sebuah lelang di Ibu Kota London, Inggris.

18 Desember 2017 06:42

Identitas pembeli sebuah istana di Versailles, Prancis, dua tahun lalu akhirnya terungkap. Pembelinya adalah Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman, menurut para penasihat anggota keluarga kerajaan.

Anak dari Raja Saudi Salman bin Abdul Aziz itu membeli Chateau Louis IX, berlokasi di sebelah barat Ibu Kota Paris ini, seharga US$ 300 juta (275 juta euro). Pembelian dilakukan pada 2015 tersebut menjadikan Chateau Louis XIV sebagai rumah termahal sejagat, menurut majalah Fortune.

Chateau Louis XIV itu menempati lahan seluas 230.671 meter persegi ini dilengkapi sebuah bioskop, satu kolam renang dan kolam atap berkaca berisi ikan koi.

Pangeran Muhammad bin Salman membeli Chateau Louis XIV melalui perusahaan cangkang bernama Eight Investment Company. Perusahaan ini pula yang menangani pembelian kapal pesiar supermewah seharga US$ 500 juta untuk pangeran berusia 32 tahun itu.

Pangeran Muhammad bin Salman bulan lalu juga membeli lukisan wajah Yesus diberi judul Salvator Mundi (Juru Selamat Dunia) seharga US$ 450,3 juta, dalam sebuah lelang di Ibu Kota London, Inggris.

Kabar Pangeran Muhammad bin Salman memborong ketiga item supermahal - kapal pesiar, istana, dan lukisan wajah Yesus - ini muncul saat dia tengah gencar memberantas korupsi di negaranya sejak awal bulan lalu. Dia menangkapi ratusan pangeran, konglomerat, dan pejabat atas tudingan rasuah.

Namun para tersangka korupsi ini malah ditahan di tiga hotel mewah di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. Mereka dibebaskan kalau mau menyerahkan hingga 70 persen hartanya.

"Dia ingin menggambarkan dirinya sebagaibegitu banyak keberhasilan, bahwa dia berbeda, dia seorang pembaru, setidaknya pembaru sosial, dan dia tidak korup," kata mantan analis CIA Bruce O Riedel. "(Pembelian istana di Prancis) ini telah menghancurkan citra tersebut."

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

PBB sebut ada bukti kuat putera mahkota Arab Saudi terlibat pembunuhan Khashoggi

Turki bareng KOngres Amerika Serikat, dan CIA memang sudah menyatakan Bin Salman merupakan pemberi perintah untuk menghabisi Khashoggi.

Kiri ke kanan: Syekh Salman al-Audah, Syekh Awad al-Qarni, dan Dr. Ali al-Umari. (Twitter)

Arab Saudi pecat tiga imam masjid karena kebebasan berekspresi

Arab Saudi juga berencana memenggal kepala tiga ulama moderat sehabis Ramadan tahun ini, yakni Syekh Salman al-Audah, Syekh Awad al-Qarni, dan Dr. Ali al-Umari.

Kiri ke kanan: Syekh Salman al-Audah, Syekh Awad al-Qarni, dan Dr. Ali al-Umari. (Twitter)

Arab Saudi akan eksekusi mati tiga ulama sehabis Ramadan

"Arab Saudi tidak akan menunggu sampai vonis mati dikeluarkan untuk mengeksekusi mereka," kata seorang sumber.

Iyad al-Baghdadi, aktivis prodemokrasi tinggal di Norwegia menjadi sasaran pembunuhan Arab Saudi. (Twitter)

Tiga teman Khashoggi terancam dibunuh oleh Arab Saudi

Ketiga orang ini adalah Iyad al-Baghdadi (tinggal di Norwegia), Umar Abdul Aziz (menetap di Kanada), dan satu orang belum diketahui identitasnya dan bermukim di Amerika.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Pencarian pemuda Israel hilang di Bali dihentikan

Aviv berlibur ke Bali sendirian dan ini merupakan lawatan pertamanya ke Indonesia. Dia tiba di Bali pada 25 Mei lalu.

16 Juli 2019

TERSOHOR