kabar

Arab Saudi bekukan rekening milik 376 orang terlibat korupsi

Penangkapan masih terus berlangsung.

21 Desember 2017 06:19

Arab Saudi masih terus menginterogasi orang-orang terlibat korupsi dan membekukan rekening mereka.

Sejumlah sumber mengetahui isu ini mengungkapkan pihak berwenang menangkapi para tersangka baru dan sudah melepas sejumlah tahanan. Bank sentral Arab Saudi, The Saudi Arabian Monetary Authority (SAMA) telah memerintahkan semua bank untuk membekukan rekening kepunyaan orang-orang belum ditahan dan pihak-pihak terkait mereka.

"Rekening-rekening bank milik 376 orang, telah ditahan atau orang-orang terkait mereka sudah dibekukan sebagai langkah pencegahan," kata Jaksa Agung Arab Saudi Said al-Mujib. Dia menambahkan sejumlah tahanan sudah mulai melakukan pembayaran sebagai syarat pembebasan.

Sejak awal bulan lalu, Komisi Pemberantasan Korupsi Arab saudi, diketuai oleh Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman, mulai menangkapi ratusan pangeran, konglomerat, dan pejabat atas tudingan rasuah. Mereka ditahan, termasuk Pangeran Al-Walid bin Talal dan Chairman Saudi Binladin Group Bakar Bin Ladin.

Mereka ditahan di tiga hotel mewah di Ibu Kota Riyadh, yaitu Ritz carlton, Courtyard, dan Diplomatic Quarter.  

Pangeran Muhammad bin Salman bilang 95 persen dari tahanan korupsi itu sudah menyetakan bersedia berkompromi, yakni menyerahkan harta mereka sebagai syarat pembebasan. Untuk keluarga kerajaan ada syarat tambahan: bersumpah setia kepada Pangeran Muhammad, calon penguasa negara Kabah.

Pangeran Turki bin Abdullah bin Abdul Aziz. (Flickr)

Pangeran Arab Saudi berusaha bunuh diri dalam penjara

Putra dari mendiang Raja Abdullah bin Abdul Aziz itu termasuk dalam lusinan pangeran, konglomerat, dan pejabat ditangkap atas tuduhan korupsi sejak dua tahun lalu.

Kiri ke kanan: Syekh Salman al-Audah, Syekh Awad al-Qarni, dan Dr. Ali al-Umari. (Twitter)

Arab Saudi pecat tiga imam masjid karena kebebasan berekspresi

Arab Saudi juga berencana memenggal kepala tiga ulama moderat sehabis Ramadan tahun ini, yakni Syekh Salman al-Audah, Syekh Awad al-Qarni, dan Dr. Ali al-Umari.

Kiri ke kanan: Syekh Salman al-Audah, Syekh Awad al-Qarni, dan Dr. Ali al-Umari. (Twitter)

Arab Saudi akan eksekusi mati tiga ulama sehabis Ramadan

"Arab Saudi tidak akan menunggu sampai vonis mati dikeluarkan untuk mengeksekusi mereka," kata seorang sumber.

Iyad al-Baghdadi, aktivis prodemokrasi tinggal di Norwegia menjadi sasaran pembunuhan Arab Saudi. (Twitter)

Tiga teman Khashoggi terancam dibunuh oleh Arab Saudi

Ketiga orang ini adalah Iyad al-Baghdadi (tinggal di Norwegia), Umar Abdul Aziz (menetap di Kanada), dan satu orang belum diketahui identitasnya dan bermukim di Amerika.





comments powered by Disqus