kabar

Mossad buka lowongan melalui Facebook

"Kalau Anda ingin mencari karier baru menarik, bila Anda selalu bermimpi tapi tidak memiliki keberanian...Kami mencari orang-orang berkualitas tinggi," kata Mossad.

22 Desember 2017 18:05

Mossad (dinas rahasia luar negeri Israel) Senin lalu mengumumkan pembukaan lowongan di laman Facebooknya.

Namun iklan lowongan kerja itu tidak menyebutkan posisi apa saja ditawarkan. "Kalau Anda ingin mencari karier baru menarik, bila Anda selalu bermimpi tapi tidak memiliki keberanian...Kami mencari orang-orang berkualitas tinggi," kata Mossad.

Melalui keterangan tertulis, Mossad bilang mengumumkan lowongan melalui Facebook lebih efisien dan menjangkau lebih banyak orang.

Sebelumnya, Mossad pernah mengiklankan lowongan kerja di situs resmi mereka dalam beragam bahasa, termasuk Inggris. Kala itu dicari orang-orang untuk mengisi posisi fungsi khusus, intelijen, teknologi, siber, koputer, ekonomi dan logistik.

Mossad menekankan posisi-posisi tersebut bleh diisi lelaki dan perempuan. Lowongan di Mossad juga dapat diisi mahasiswa, orang cacat, dan mereka tertarik bertugas di luar negeri.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman saat mengunjungi Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, 12 Februari 2019. (Twitter)

Bin Salman perintahkan pembebasan segera 2.107 warga Pakistan dari penjara di Saudi

Bin Salman bilang dirinya adalah duta besar Pakistan untuk Arab Saudi.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Luar Negeri Maroko Nasir Burita. (Middle East Monitor)

Netanyahu bertemu menteri luar negeri Maroko

Netanyahu dijadwalkan ke negara Arab magribi itu bulan depan.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman saat mengunjungi Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Bandar al-Galud)

Putera mahkota Arab Saudi batalkan lawatan ke Indonesia

Kunjungan ke Mayasia juga dibatalkan.

Menteri Luar Negeri Yaman duduk di samping Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat pembukaan konferensi perdamaian di Timur Tengah, digelar pada 14 Februari di Ibu Kota Warsawa, Polandia. (Arab Observer)

Menteri luar negeri Yaman duduk di sebelah Netanyahu

Mikrofon di meja Netanyahu mati waktu dia ingin berbicara. Al-Yamani lantas memberikan mikroponnya untuk digunakan oleh pemimpin dari negara Zionis itu.





comments powered by Disqus