kabar

Imam Masjid Al-Haram nilai Trump membawa perdamaian bagi dunia

Komentar Syekh Sudais itu kebanjiran kritik dan kecaman di Twitter.

28 Desember 2017 11:08

Meski Presiden Amerika Serikat Donald Trump dipandang rasis dan anti-Islam, namun Syekh Abdurrahman as-Sudais, Imam Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, menilai pemimpin dari Partai Republik itu membawa perdamaian bagi dunia. 

Baru sepekan dilantik, Trump Januari tahun lalu mengeluarkan kebijakan melarang imigran dan pengungsi dari enam negara berpenduduk mayoritas muslim. 

Awal bulan ini, dia mendeklarasikan pengakuan Amerika atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Hal ini memantik kemarahan rakyat Palestina dan kaum muslim sejagat.

Dalam wawancara khusus dengan stasiun televiai Al-Ikhbariya, Syekh Sudais bilang Amerika dan Saudi tengah mengarahkan dunia ke situasi aman dan damai. "Kedua negara ini sedang membawa dunia dan kemanusiaan ke arah keamanan, perdamaian, dan kesejahteraan," kata Syekh Sudais di sela lawatannya di Kota New York, Amerika. 

Komentar Syekh Sudais itu kebanjiran kritik dan kecaman di Twitter. Muncul tanda pagar #DeklarasiSudaisTidakMewakiliSaya dalam bahasa Arab.

"Saya menghormati dan menghargai Sudais, tapi apa yang dia katakan, jujur saja, layaknya dibuang ke tong sampah," tulis seorang pengguna Twitter.

Salah, putra sulung mendiang Jamal Khashoggi. (Twitter)

Jamaah Masjid Al-Haram dan Masjid Nabawi salat gaib buat Khashoggi

Kejaksaan Agung Arab Saudi menuntut hukuman mati terhadap lima dari 21 tersangka pembunuh Khashoggi.

Syekh Bandar Abdul Aziz Balila, imam Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Twitter)

Arab Saudi tangkap satu lagi imam Masjid Al-Haram

Alhasil, sudah dua imam Masjid Al-Haram ditahan setelah Syekh Dr. Saleh bin Muhammad at-Talib dibekuk bulan lalu.

Imam Masjid Al-Haram Syekh Faisal bin Jamil al-Ghazawi. (Twitter)

Satu lagi imam Masjid Al-Haram dilarang berdakwah

Sudah dua imam Masjid Al-Haram dilarang berdakwah dan satu lagi ditahan.





comments powered by Disqus