kabar

Raja Yordania tangkap adik dan sepupunya karena rencanakan kudeta

Ketiga pangeran itu mendapat sokongan dari Arab Saudi dan Uni Emirat Arab.

30 Desember 2017 21:47

Raja Abdullah bin Husain dari Yordania telah menangkap dua adiknya, Pangeran Faisal bin Husain dan Pangeran Ali bin Husain, serta sepupunya, Pangeran Talal bin Muhammad.

Ketiganya dituduh merencanakan kudeta terhadap Raja Abdullah dengan bantuan Arab Saudi dan Uni Emirat Arab. Badan intelijen Yordania memberitahu Raja Abdullah ketiga pangeran itu telah berkomunikasi dengan Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman dan Putera Mahkota Abu Dhabi Pangeran Muhammad bin Zayid an-Nahyan.

Raja Abdullah sudah memberhentikan kedua adiknya itu dari angkatan darat dan mencopot Pangeran Talal dari jabatan komando pasukan khusus, seperti dilansir kantor berita Petra News Agency. Ketiganya kini dalam satus tahanan rumah.

Insiden ini berlangsung saat Raja Abdullah mempersiapkan anaknya, Putera Mahkota Pangeran Husain untuk menjabat peranan lebih penting, sehabis menyelesaikan pendidikannya di akademi militer Sandhurst, Inggris.

Dalam perkembangan terakhir, Yordania menjauh dari Arab Saudi dan kian dekat dengan Turki, termasuk soal pengakuan Amerika Serikat atas yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Raja Abdullah dikabarkan mendapat tekanan dari Saudi dan Amerika untuk menerima deklarasi pengakuan dilakukan oleh Presiden Donald Trump itu.

Jam tangan bergambar mendiang Presiden Irak Saddam Husain dijual di Ibu Kota Baghdad. Polisi sudah menangkap lelaki penjualnya. (Media sosial)

Polisi Irak tangkap penjual jam tangan bergambar Saddam Husain

Saddam menjalani hukuman gantung pada 30 Desember 2006.

Raja Hamad bin Isa al-Khalifah dari Bahrain. (Albawaba)

Raja Bahrain kembalikan status kewarganegaraan 551 warganya

Dalam pengadilan massal pekan lalu, 138 orang diputus kehilangan kewarganegaraannya.

Petugas kebersihan mengumpulkan ribuan jangkrik mati di Masjid Nabawi, Kota Madinah, Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Ribuan jangkrik serbu Masjid Nabawi

Lebih dari 150 petugas kebersihan telah diterjunkan untuk menyemprotkan pestisida dan mengumpulkan jangkrik-jangkrik mati.

Maha as-Subaii (28 tahun) dan adiknya Wafa as-Subaii (25 tahun), dua gadis asal Arab Saudi meminta suaka ke Georgia. (Twitter/@GeorgiaSisters)

Dua gadis Arab Saudi minta suaka ke Georgia

Bulan lalu, dua perempuan Saudi kabur ke Hong Kong dan berhasil mendapatkan visa setelah bersembunyi di sana berbulan-bulan. Keduanya telah mendapat suaka di sebuah negara.





comments powered by Disqus