kabar

Demonstran di Syiraz turunkan poster Qasim Sulaimani

Dua menteri Israel bersorak memuji keberanian rakyat Iran.

31 Desember 2017 10:30

Para pengunjuk rasa antirezim di Kota Syiraz, Iran, kemarin nekat menurunkan poster Mayor Jenderal Qasim Sulaimani.

Sulaimani, 60 tahun adalah komandan Brigade Quds, pasukan elite dalam Garda Revolusi Iran. Dia terjun langsung dalam perang menghadapi milisi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) di Irak dan Suriah.

Di Ibu Kota Teheran dan Kota Kashan, Provinsi Isfahan, demonstran menurunkan poster pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei. Mereka juga meneriakkan slogan mampuslah kau diktator (Ali Khamenei).

Unjuk rasa besar-besaran dimulai sejak Kamis lalu di Kota Masyhad dan menyebarluas ke beragam kota. Protes tadinya soal kenaikan harga, makin mahalnya biaya hidup, dan korupsi, telah berubah menjadi isu politik.

Di hari ketiga demonstrasi besar-besaran tersebut, Iran mulai memblokir akses Internet di sejumlah kota.

Perkembangan di Iran ini juga menarik perhatian israel, musuh bebuyutan negara Mullah itu. Dua menteri bersorak memuji keberanian rakyat.

Menteri Keamanan Publik Gilad Erdan bilang melalui Twitter, warga Iran amat berani Iran menentang penguasa menggelontorkan miliaran dolar Amerika Serikat untuk mendanai Hizbullah dan Hamas ketimbang buat rakyat negeri Persia itu.

"Para pengunjuk rasa Iran berani mengorbankan hidup mereka untuk mengejar kebebasan," ujar Menteri Kerja Sama Regional Tzachi Hanegbi melalui Twitter. Dia menyerukan negara-negara beradab mendukung unjuk rasa antirezim di Iran.

Lokasi unjuk rasa antirezim di seantero Iran. (BBC)

Tiga demonstran Iran meninggal dalam penjara

Pemerintah mengklaim Sina meninggal karena bunuh diri.

Unjuk rasa antirezim di Ibu Kota Teheran, Iran, 30 Desember 2017. (Media Sosial)

Lebih dari seribu mahasiswa di Iran ditahan

Kebanyakan dari Universitas Teheran.

Mantan Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad. (commons.wikimedia.org)

Ahmadinejad ditangkap dengan tuduhan hasut demonstran

Pihak oposisi mengklaim sudah 50 demonstran tewas. Sedangkan versi pemerintah hanya 22 orang terbunuh.

Mayor Jenderal Sulaimani, komandan Brigade Quds, pasukan elite Garda Revolusi Iran. (Youtube/Newsnight)

Amerika izinkan Israel bunuh Jenderal Sulaimani

Mossad tiga tahun lalu gagal melenyapkan Sulaimani lantaran Amerika membocorkan rencana itu kepada Iran.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Menteri luar negeri Yaman duduk di sebelah Netanyahu

Mikrofon di meja Netanyahu mati waktu dia ingin berbicara. Al-Yamani lantas memberikan mikroponnya untuk digunakan oleh pemimpin dari negara Zionis itu.

16 Februari 2019

TERSOHOR