kabar

Yordania bantah kabar Raja Abdullah bekuk adik dan sepupunya

Pihak istana menyebutkan Raja Abdullah sudah mengirim surat penghargaan kepada ketiga pangeran itu atas kinerja mereka selama bergabung di angkatan bersenjata Yordania.

31 Desember 2017 17:58

Istana Kerajaan Yordania kemarin membantah kabar menyebutkan Raja Abdullah bin Husain telah menahan dua adiknya - Pangeran Faisal bin Husain dan Pangeran Ali bin Husain - serta sepupunya, Pangeran Muhammad bin Talal, karena dituduh merencanakan kudeta.

Berita beredar menyatakan ketiga pangeran itu bekerja sama dengan Arab Saudi dan Uni Emirat Arab untuk mendongkel Raja Abdullah dari pucuk kekuasaan.

"Selentingan dan klaim keliru telah beredar di beberapa media online dan media sosial mengenai Pangeran Faisal bin Husain, Pangeran Ali bin Husain, dan Pangeran Muhammad bin Talal," kata pihak istana melalui keterangan tertulis dilansir situs resmi rhc.jo.

Pihak istana menyebutkan Raja Abdullah sudah mengirim surat penghargaan kepada ketiga pangeran itu atas kinerja mereka selama bergabung di angkatan bersenjata Yordania. Mereka kini sudah pensiun.

Seorang pemberontak menginjak poster Qaddafi di depan gerbang Bab al-Aziziyah, kompleks kediaman pemimpin Libya Muammar Qaddafi, di Ibu Kota Tripoli pada September 2011. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Perebutan Tripoli tewaskan 278 orang

Situasi keamanan di Libya terus memburuk setelah rezim Muammar al-Qaddafi tumbang pada 2011.

Upacara peletakan batu pertama pembangunan kuil Hindu perdana di Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, 20 April 2019. (Gulf Business)

Kuil Hindu pertama dibangun di Abu Dhabi

Ini juga bakal menjadi kuil Hindu perdana di Timur Tengah.

Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum, Emir Dubai sekaligus Wakil Presiden dan Perdana Menteri Uni Emirat Arab. (Arabian Business)

UEA bentuk Kementerian Kemungkinan pertama di dunia

Tiga tahun lalu, UEA membentuk Kementerian Kebahagiaan dan Kementerian Toleransi, juga pertama di dunia.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Bin Salman larang pangeran-pangeran tidak setia pergi keluar negeri

Masih ada sekitar seratus anggota keluarga kerajaan menghuni penjara bawah tanah di istana Bin Salman.





comments powered by Disqus