kabar

Yordania bantah kabar Raja Abdullah bekuk adik dan sepupunya

Pihak istana menyebutkan Raja Abdullah sudah mengirim surat penghargaan kepada ketiga pangeran itu atas kinerja mereka selama bergabung di angkatan bersenjata Yordania.

31 Desember 2017 17:58

Istana Kerajaan Yordania kemarin membantah kabar menyebutkan Raja Abdullah bin Husain telah menahan dua adiknya - Pangeran Faisal bin Husain dan Pangeran Ali bin Husain - serta sepupunya, Pangeran Muhammad bin Talal, karena dituduh merencanakan kudeta.

Berita beredar menyatakan ketiga pangeran itu bekerja sama dengan Arab Saudi dan Uni Emirat Arab untuk mendongkel Raja Abdullah dari pucuk kekuasaan.

"Selentingan dan klaim keliru telah beredar di beberapa media online dan media sosial mengenai Pangeran Faisal bin Husain, Pangeran Ali bin Husain, dan Pangeran Muhammad bin Talal," kata pihak istana melalui keterangan tertulis dilansir situs resmi rhc.jo.

Pihak istana menyebutkan Raja Abdullah sudah mengirim surat penghargaan kepada ketiga pangeran itu atas kinerja mereka selama bergabung di angkatan bersenjata Yordania. Mereka kini sudah pensiun.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman saat mengunjungi Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, 12 Februari 2019. (Twitter)

Bin Salman perintahkan pembebasan segera 2.107 warga Pakistan dari penjara di Saudi

Bin Salman bilang dirinya adalah duta besar Pakistan untuk Arab Saudi.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Luar Negeri Maroko Nasir Burita. (Middle East Monitor)

Netanyahu bertemu menteri luar negeri Maroko

Netanyahu dijadwalkan ke negara Arab magribi itu bulan depan.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman saat mengunjungi Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Bandar al-Galud)

Putera mahkota Arab Saudi batalkan lawatan ke Indonesia

Kunjungan ke Mayasia juga dibatalkan.

Menteri Luar Negeri Yaman duduk di samping Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat pembukaan konferensi perdamaian di Timur Tengah, digelar pada 14 Februari di Ibu Kota Warsawa, Polandia. (Arab Observer)

Menteri luar negeri Yaman duduk di sebelah Netanyahu

Mikrofon di meja Netanyahu mati waktu dia ingin berbicara. Al-Yamani lantas memberikan mikroponnya untuk digunakan oleh pemimpin dari negara Zionis itu.





comments powered by Disqus