kabar

Israel keluar dari UNESCO

UNESCO telah memutuskan kompleks Masjid Al-Aqsa di Kota Tua, Yerusalem Timur, sebagai kepunyaan Palestina dan tidak ada kaitannya dengan Yudaisme.

31 Desember 2017 18:52

Israel mengikuti jejak Amerika Serikat dengan keluar dari keanggotaan the United Nations Education, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO).

Duta Besar Israel untuk UNESCO Carmel Shama-Hacohen telah menyerahkan surat pengunduran diri resmi negara Zionis itu. Carmel bilang negaranya tidak menutup pintu untuk kembali menjadi anggota UNESCO asal terjadi reformasi di tubuh organisasi tersebut.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan alasan utama mundur dari UNESCO lantaran negeri Bintang Daud ini tidak ingin membiarkan Amerika sendirian.

Presiden Amerika Donald Trump Oktober lalu mengumumkan negaranya berhenti menjadi anggota UNESCO. Alasannya, lembaga ini anti-Israel dan Amerika masih berutang kepada UNESCO.

Israel Juni lalu marah setelah UNESCO menetapkan Kota Hebron di Tepi Barat sebagai warisan sejarah dunia milik Palestina. Organisasi ini sebelumnya memutuskan kompleks Masjid Al-Aqsa di Kota Tua, Yerusalem Timur, sebagai kepunyaan Palestina dan tidak ada kaitannya dengan Yudaisme.

Seorang pemberontak menginjak poster Qaddafi di depan gerbang Bab al-Aziziyah, kompleks kediaman pemimpin Libya Muammar Qaddafi, di Ibu Kota Tripoli pada September 2011. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Perebutan Tripoli tewaskan 278 orang

Situasi keamanan di Libya terus memburuk setelah rezim Muammar al-Qaddafi tumbang pada 2011.

Upacara peletakan batu pertama pembangunan kuil Hindu perdana di Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, 20 April 2019. (Gulf Business)

Kuil Hindu pertama dibangun di Abu Dhabi

Ini juga bakal menjadi kuil Hindu perdana di Timur Tengah.

Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum, Emir Dubai sekaligus Wakil Presiden dan Perdana Menteri Uni Emirat Arab. (Arabian Business)

UEA bentuk Kementerian Kemungkinan pertama di dunia

Tiga tahun lalu, UEA membentuk Kementerian Kebahagiaan dan Kementerian Toleransi, juga pertama di dunia.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Bin Salman larang pangeran-pangeran tidak setia pergi keluar negeri

Masih ada sekitar seratus anggota keluarga kerajaan menghuni penjara bawah tanah di istana Bin Salman.





comments powered by Disqus