kabar

Iran blokir Instagram dan Telegram

Setengah lebih dari 80 juta rakyat Iran menggunakan Telegram.

31 Desember 2017 23:59

Pemerintah Iran hari ini memblokirInstagram dan Telegram karena menganggap dua media sosial ini memicu meluasnya unjuk rasa dengan kekerasan di negara Mullah itu.

"Kebijakan itu diambil untuk memelihara ketenangan dan keamanan masyarakat," kata seorang sumber. Kantor berita resmi Irib bilang penutupan akses ke Instagram dan Telegram bersifat sementara.

"Pemerintah Iran memblokir akses ke Telegram bagi sebagian besar rakyat Iran setelah kami kami secara terbuka menolak menutup t.me/sedaiemardom dan gru-grup pengunjuk rasa lainnya, ujar CEO Telegram Pavel Durov melalui Twitter.

Unjuk rasa besar-besaran dimulai Kamis lalu di Kota Masyhad dan menyebar luas ke beragam kota termasuk Qom  serta Teheran. Masyarakat tadinya memprotes kenaikan harga dan maraknya korupsi, namun kemudian berubah menjadi isu politik.

Demonstran meneriakkan slogan "Matilah kau diktator (pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei). Mereka juga nekat menurunkan poster Khamenei dan Mayor Jenderal Qasim Sulaimani, komandan Brigade Al-Quds, pasukan elite dalam Garda Revolusi Iran.

Menteri Dalam Negeri Iran Abdurrahman Rahman Fazli mengancam para pembuat onar bakal menerima hukuman berat.  

Telegram sangat populer di Iran. Setengah lebih dari 80 juta rakyat Iran menggunakan aplikasi ini.

Menteri Luar Negeri Yaman duduk di samping Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat pembukaan konferensi perdamaian di Timur Tengah, digelar pada 14 Februari di Ibu Kota Warsawa, Polandia. (Arab Observer)

Menteri luar negeri Yaman duduk di sebelah Netanyahu

Mikrofon di meja Netanyahu mati waktu dia ingin berbicara. Al-Yamani lantas memberikan mikroponnya untuk digunakan oleh pemimpin dari negara Zionis itu.

Lokasi unjuk rasa antirezim di seantero Iran. (BBC)

Tiga demonstran Iran meninggal dalam penjara

Pemerintah mengklaim Sina meninggal karena bunuh diri.

Unjuk rasa antirezim di Ibu Kota Teheran, Iran, 30 Desember 2017. (Media Sosial)

Lebih dari seribu mahasiswa di Iran ditahan

Kebanyakan dari Universitas Teheran.

Mantan Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad. (commons.wikimedia.org)

Ahmadinejad ditangkap dengan tuduhan hasut demonstran

Pihak oposisi mengklaim sudah 50 demonstran tewas. Sedangkan versi pemerintah hanya 22 orang terbunuh.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Menteri luar negeri Yaman duduk di sebelah Netanyahu

Mikrofon di meja Netanyahu mati waktu dia ingin berbicara. Al-Yamani lantas memberikan mikroponnya untuk digunakan oleh pemimpin dari negara Zionis itu.

16 Februari 2019

TERSOHOR