kabar

Sudah 20 orang tewas dalam protes antirezim di Iran

Netanyahu berharap rakyat Iran berhasil menggulingkan rezim Mullah.

02 Januari 2018 09:38

Protes antirezim berlangsung di seantero Iran hingga kemarin telah menewaskan 20 orang: 17 warga sipil dan tiga aparat keamanan.

Informasi diperoleh Al-Arabiya menyebutkan lima demonstran terbunuh dalam unjuk rasa di Kota Qahdregan, Provinsi Isfahan. Bentrokan antara aparat keamanan dan pengunjuk rasa terjadi saat massa berupaya memasuki gedung balai kota.

Di Kota Najafabad, Provinsi Isfahan, seorang polisi tewas ditembak pengunjuk rasa dan tiga lainnya luka, seperti dilansir kantor berita resmi IRNA.

Dua aparat keamanan lainnya terbunuh adalah anggota Garda Revolusi.

Unjuk rasa besar-besaran dimulai Kamis pekan lalu di Kota Masyhad dan menyebar luas ke beragam kota termasuk Qom serta Teheran. Masyarakat tadinya memprotes kenaikan harga dan maraknya korupsi, namun kemudian berubah menjadi isu politik.

Demonstran meneriakkan slogan "Matilah kau diktator (pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei). Mereka juga nekat menurunkan poster Khamenei dan Mayor Jenderal Qasim Sulaimani, komandan Brigade Al-Quds, pasukan elite dalam Garda Revolusi Iran.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kemarin membantah tudingan Teheran menyebut negara Zionis itu berada di balik demonstrasi besar-besaran antipenguasa. Dia berharap rakyat Iran berhasil dalam meraih kebebasan mereka. "Ketika rezim tersebut tumbang, rakyat Iran dan israel baal berteman baik lagi," kata pemimpin dari Partai Likud ini.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman saat mengunjungi Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, 12 Februari 2019. (Twitter)

Bin Salman perintahkan pembebasan segera 2.107 warga Pakistan dari penjara di Saudi

Bin Salman bilang dirinya adalah duta besar Pakistan untuk Arab Saudi.

Lokasi unjuk rasa antirezim di seantero Iran. (BBC)

Tiga demonstran Iran meninggal dalam penjara

Pemerintah mengklaim Sina meninggal karena bunuh diri.

Unjuk rasa antirezim di Ibu Kota Teheran, Iran, 30 Desember 2017. (Media Sosial)

Lebih dari seribu mahasiswa di Iran ditahan

Kebanyakan dari Universitas Teheran.

Mantan Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad. (commons.wikimedia.org)

Ahmadinejad ditangkap dengan tuduhan hasut demonstran

Pihak oposisi mengklaim sudah 50 demonstran tewas. Sedangkan versi pemerintah hanya 22 orang terbunuh.





comments powered by Disqus