kabar

21 orang tewas, 450 ditahan dalam protes antirezim di Iran

"Dalam beberapa hari belakangan, musuh-musuh Iran menggunakan beragam cara, termasuk fulus, senjata, politik, dan aparat intelijen untuk menciptakan kekacauan di Republik Islam (Iran)," kata Khamenei.

03 Januari 2018 02:00

Hingga kemarin, unjuk rasa besar-besaran terjadi di Iran telah menewaskan 21 orang, setelah dalam bentrokan Senin malam lalu, sembilan orang terbunuh.

Stasiun televisi pemerintah melaporkan kekerasan meletup di Kota Qahderijan, Provinsi Isfahan, setelah demonstran menyerang kantor polisi. Insiden ini menewaskan enam orang.

Seorang pemuda anggota Garda Revolusi dan satu pejalan kaki dilaporkan terbunuh dalam kerusuhan dekat Kota Isfahan. Seorang polisi juga ditembak mati menggunakan senapan berburu di Kota Najafabad.

Dalam tiga hari terakhir, sekitar 450 orang ditangkap di Ibu Kota Teheran. "Sebanyak 200 orang ditahan Sabtu pekan lalu, 150 pada Ahad, dan seratus orang lagi dibekuk Senin pekan ini," kata Ali Asghar Naserbakht, deputi kantor gubernur Provinsi Teheran, kepada kantor berita ILNA.

Pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei untuk pertama mengomentari protes besar-besaran itu. Dia menuding musuh-musuh Iran mencoba memicu pemberontakan di negara Mullah tersebut.

"Dalam beberapa hari belakangan, musuh-musuh Iran menggunakan beragam cara, termasuk fulus, senjata, politik, dan aparat intelijen untuk menciptakan kekacauan di Republik Islam (Iran)," kata Khamenei, sseperti dilansir dari situs resminya.

Berbicara di hadapan para janda perang dan keluarga mereka, Khamenei menegaskan tidak ada yang bisa menghentikan semangat keberanian, pengorban, dan keyakinan rakyat Iran.

Kuasa Usaha Sementara Indonesia untuk Suriah Didi Wahyudi pada Jumat, 28 Agustus 2015, melepas 13 tenaga kerja perempuan akan dipulangkan ke Indonesia. (KBRI Damaskus buat Albalad.co)

KJRI Jeddah berhasil dapatkan uang diyat bagi keluarga warga Indonesia dibunuh

Pihak majikan sepakat untuk memenuhi hak korban senilai 200 ribu riyal, meliput uang diyat syari sebesar 55 ribu riyal, sisa gaji almarhumah belum dibayar 32.400 riyal, dan santunan senilai 112.600 riyal.

Lokasi unjuk rasa antirezim di seantero Iran. (BBC)

Tiga demonstran Iran meninggal dalam penjara

Pemerintah mengklaim Sina meninggal karena bunuh diri.

Unjuk rasa antirezim di Ibu Kota Teheran, Iran, 30 Desember 2017. (Media Sosial)

Lebih dari seribu mahasiswa di Iran ditahan

Kebanyakan dari Universitas Teheran.

Mantan Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad. (commons.wikimedia.org)

Ahmadinejad ditangkap dengan tuduhan hasut demonstran

Pihak oposisi mengklaim sudah 50 demonstran tewas. Sedangkan versi pemerintah hanya 22 orang terbunuh.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

tkw suriah

KJRI Jeddah berhasil dapatkan uang diyat bagi keluarga warga Indonesia dibunuh

Pihak majikan sepakat untuk memenuhi hak korban senilai 200 ribu riyal, meliput uang diyat syari sebesar 55 ribu riyal, sisa gaji almarhumah belum dibayar 32.400 riyal, dan santunan senilai 112.600 riyal.

15 Februari 2019

TERSOHOR