kabar

Hasan Nasrallah mengaku bergaji US$ 1.300

Nasrallah memperkirakan Perang Suriah bakal rampung dalam satu atau dua tahun lagi.

05 Januari 2018 09:05

Pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah mengaku digaji US$ 1.300 hingga US$ 1.400 saban bulan oleh Hizbullah.

Gaji rata-rata di Libanon setelah dipotong pajak sebesar US$ 1 ribu per bulan. Namun seorang wartawan Libanon bilang pengakuan Nasrallah itu simbolik. "Karena semua alokasi keuangan ke Hizbullah harus melalui dia."

Dalam wawancara khusus dengan stasiun Al-Mayadin Rabu lalu, Nasrallah mengatakan dia senang menonton film semasa kecil. "Tapi tidak lagi sejak saya menjadi ulama," katanya.

Nasrallah juga mengomentari protes antirezim sedang berlangsung di Iran. Dia menilai unjuk rasa besar-besaran berlaku sejak Kamis pekan lalu itu tidak mencemaskan karena pemerintah Iran mampu menangani hal tersebut.

Dia menekankan demonstrasi kali ini bukan bermotif politik seperti pada 2009, tapi lantaran alasan ekonomi. Dia menambahkan kemarahan sebagian rakyat Iran ini dipicu oleh kebangkrutan sejumlah bank dan perusahaan.

Nasrallah menegaskan negara-negara asing berusaha memanfaatkan protes tersebut. "Amerika, Israel, dan Arab Saudi telah terlibat dalam krisis di Iran," ujarnya. 

Pada kesempatan itu dia juga mengungkapkan kubu Presiden Donald Trump berupaya mendekati Hizbullah semasa kampanye hingga sebelum Trump dilantik. 

Nasrallah memperkirakan Perang Suriah bakal rampung dalam satu atau dua tahun lagi.

Hizbullah ikut membantu pasukan rezim Basyar al-Assad dalam menghadapi para pemberontak di negara Syam tersebut.

Pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah (Hizbullah buat Albalad.co)

Hizbullah bantah rumor soal Hasan Nasrallah sakit jantung

Maher sudah lama dikenal sebagai pengkritik Hizbullah dan memiliki hubungan baik dengan badan-badan intelijen Barat.

Rekaman video memperlihatkan seorang tentara Libanon menghadang pasukan Israel agar tidak melewati batas kedua negara. Kejadiannya di Desa Mais al-Jabal, Distrik Marjayun, Libanon Selatan. (Twitter)

Seorang tentara Libanon todong pasukan Israel agar tidak lewati batas kedua negara

Tentara Libanon tidak disebut namanya ini berteriak ke arah pasukan Israel, "Mundur ke belakang pohon, jangan lewati tapal batas."

Keluarga pengungsi asal Suriah di kamp di Yordania. (IsraAid)

Pengaruh Iran dan perubahan demografi Suriah

"Mereka ingin sebuah kelanjutan demografi hingga ke Libanon. Pemisahan berdasarkan sektarian ialah inti dari proyek Iran di Suriah."





comments powered by Disqus