kabar

Amerika izinkan Israel bunuh Jenderal Sulaimani

Mossad tiga tahun lalu gagal melenyapkan Sulaimani lantaran Amerika membocorkan rencana itu kepada Iran.

05 Januari 2018 12:30

Amerika Serikat telah memberi lampu hijau kepada Israel untuk membunuh Mayor Jenderal Qasim Sulaimani, komandan Brigade Quds, pasukan elite Garda Revolusi Iran.

"Ada sebuah kesepahaman antara Amerika dan Israel soal Sulaimani adalah ancaman bagi kepentingan kedua negara itu di kawasan (Timur Tengah)," kata seorang sumber di Yerusalem seperti dilansir surat kabar Al-Jaridah Senin lalu.

Kesepakatan kedua negara ini tercapai tiga tahun setelah Israel gagal melenyapkan Sulaimani. Pada 2014, agen Mossad (dinas rahasia luar negeri Israel) nyaris menewaskan Sulaimani di Ibu Kota Damaskus, Suriah. 

Namun tindakan itu berhasil digagalkan setelah Amerika memberitahu Iran mengenai rencana tersebut. Hal ini memicu konflik antara pihak keamanan Amerika dan Israel. 

Al-Jaridah melaporkan Muhammad Rida Falahzadeh alias Abu Bakar sebagai wakil Sulaimani di Suriah. Dia pun bisa menjadi sasaran pembunuhan oleh Israel.

 

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman saat mengunjungi Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, 12 Februari 2019. (Twitter)

Bin Salman perintahkan pembebasan segera 2.107 warga Pakistan dari penjara di Saudi

Bin Salman bilang dirinya adalah duta besar Pakistan untuk Arab Saudi.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Luar Negeri Maroko Nasir Burita. (Middle East Monitor)

Netanyahu bertemu menteri luar negeri Maroko

Netanyahu dijadwalkan ke negara Arab magribi itu bulan depan.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman saat mengunjungi Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Bandar al-Galud)

Putera mahkota Arab Saudi batalkan lawatan ke Indonesia

Kunjungan ke Mayasia juga dibatalkan.

Menteri Luar Negeri Yaman duduk di samping Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat pembukaan konferensi perdamaian di Timur Tengah, digelar pada 14 Februari di Ibu Kota Warsawa, Polandia. (Arab Observer)

Menteri luar negeri Yaman duduk di sebelah Netanyahu

Mikrofon di meja Netanyahu mati waktu dia ingin berbicara. Al-Yamani lantas memberikan mikroponnya untuk digunakan oleh pemimpin dari negara Zionis itu.





comments powered by Disqus