kabar

Sebelas pangeran Arab Saudi ditangkap karena berdemonstrasi

Sebelas pangeran tersebut kini mendekam di Penjara Hair sambil menunggu proses pengadilan.

07 Januari 2018 10:05

Arab Saudi telah menangkap sebelas pangeran karena telah berdemonstrasi menentang Raja Salman bin Abdul Aziz dan Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman.

Sumber Albalad.co dekat dengan keluarga kerajaan kemarin bilang sebelas pangeran itu berunjuk rasa di Istana Qasr al-Hukum. "Mereka memprotes penangkapan para pangeran (atas tuduhan korupsi) dan semua kebijakan MBS (Pangeran Muhammad bin Salman)," katanya.

Sejak awal bulan lalu, Komisi Pemberantasan Korupsi diketuai Pangeran Muhammad bin Salman, menangkapi para pangeran, konglomerat, pejabat, dan perwira militer atas tudingan rasuah. Mereka ditahan termasuk  Pangeran Al-Walid bin Talal.

Pangeran Muhammad bin Salman juga melakoni liberalisasi ekonomi dan reformasi sosial. Anak dari Raja Salman ini terang-terangan menyatakan permusuhan terhadap Iran.

Namun Jaksa Agung Arab Saudi Saud al-Mujib melalui keterangan tertulis, mengatakan sebelas pangeran itu memprotes keputusan Raja Salman membatalkan tunjangan air dan listrik bagi keluarga kerajaan. Dia membenarkan mereka ditahan kemarin lantaran menolak membubarkan diri, seperti dilansir Al-Arabiya.

Saud menambahkan sebelas pangeran tersebut kini mendekam di Penjara Hair sambil menunggu proses pengadilan. 

Kiri ke kanan: Syekh Salman al-Audah, Syekh Awad al-Qarni, dan Dr. Ali al-Umari. (Twitter)

Arab Saudi pecat tiga imam masjid karena kebebasan berekspresi

Arab Saudi juga berencana memenggal kepala tiga ulama moderat sehabis Ramadan tahun ini, yakni Syekh Salman al-Audah, Syekh Awad al-Qarni, dan Dr. Ali al-Umari.

Kiri ke kanan: Syekh Salman al-Audah, Syekh Awad al-Qarni, dan Dr. Ali al-Umari. (Twitter)

Arab Saudi akan eksekusi mati tiga ulama sehabis Ramadan

"Arab Saudi tidak akan menunggu sampai vonis mati dikeluarkan untuk mengeksekusi mereka," kata seorang sumber.

Iyad al-Baghdadi, aktivis prodemokrasi tinggal di Norwegia menjadi sasaran pembunuhan Arab Saudi. (Twitter)

Tiga teman Khashoggi terancam dibunuh oleh Arab Saudi

Ketiga orang ini adalah Iyad al-Baghdadi (tinggal di Norwegia), Umar Abdul Aziz (menetap di Kanada), dan satu orang belum diketahui identitasnya dan bermukim di Amerika.

Iyad al-Baghdadi, aktivis prodemokrasi tinggal di Norwegia menjadi sasaran pembunuhan Arab Saudi. (Twitter)

Arab Saudi incar aktivis prodemokrasi di Norwegia untuk dibunuh

Baghdadi bilang polisi Norwegia datang ke rumahnya pada 25 April dan membawa dia lokasi aman dan dirahasiakan.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Amerika akan batasi pergerakan menteri Iran hanya enam blok di New York

Zarif hanya diizinkan bergerak di area antara markas PBB, kantor perwakilan Iran untuk PBB, dan kediaman duta besar Iran buat PBB.

17 Juli 2019

TERSOHOR