kabar

Brigade Al-Ajrab, pasukan elite Saudi antipembangkang

Pasukan elite ini dibentuk oleh Raja Salman bin Abdul Aziz, tidak lama setelah dia naik takhta pada Januari 2015.

08 Januari 2018 17:12

Pasukan keamanan Kamis pekan lalu menangkap sebelas pangeran Arab Saudi berkumpul di Istana Qasr al-Hukum di Ibu Kota Riyadh merupakan pasukan elite. Pasukan ini bernama Brigade Al-Ajrab.

Sebelas pangeran itu, menurut sumber Albalad.co dekat dengan keluarga kerajaan, memprotes penangkapan terhadap para pangeran atas tudingan korupsi sejak awal November tahun lalu. Mereka juga menentang begitu banyaknya kekuasaan dimiliki Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman.

Brigade Al-Ajrab berkaitan langsung dengan Pangeran Muhammad bin Salman. Pasukan elite ini dibentuk oleh Raja Salman bin Abdul Aziz, tidak lama setelah dia naik takhta pada Januari 2015.

Al-Ajrab memiliki lebih dari lima ribu personel di berbagai tingkatan, seperti dilansir situs berita Sabq. Para anggota Brigade Al-Ajrab telah menjalani latihan militer tingkat mahir.

Pasukan ini dinamai Al-Ajrab, sesuai nama pedang milik Imam Turki bin Abdullah bin Muhammad bin Saud, salah satu pendiri Arab Saudi. Al-Ajrab merupakan pedang Arab tersohor.

Pedang tersebut diberikan oleh Imam Turki bin Abdullah kepada Syekh Isa bin Khalifah dari Bahrain di abad ke-19. Pedang itu dikembalikan oleh Raja Hamad bin Isa al-Khalifah kepada Raja Arab Saudi Abdullah bin Abdul Aziz dalam lawatan bersejarahnya ke Bahrain pada 2010.

Raja Hamad waktu itu bilang Al-Ajrab merupakan simbol satu keluarga dan persatuan antara Arab Saudi dan Bahrain.

Raja Hamad bin Isa al-Khalifah dari Bahrain. (Albawaba)

Raja Bahrain kembalikan status kewarganegaraan 551 warganya

Dalam pengadilan massal pekan lalu, 138 orang diputus kehilangan kewarganegaraannya.

Petugas kebersihan mengumpulkan ribuan jangkrik mati di Masjid Nabawi, Kota Madinah, Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Ribuan jangkrik serbu Masjid Nabawi

Lebih dari 150 petugas kebersihan telah diterjunkan untuk menyemprotkan pestisida dan mengumpulkan jangkrik-jangkrik mati.

Maha as-Subaii (28 tahun) dan adiknya Wafa as-Subaii (25 tahun), dua gadis asal Arab Saudi meminta suaka ke Georgia. (Twitter/@GeorgiaSisters)

Dua gadis Arab Saudi minta suaka ke Georgia

Bulan lalu, dua perempuan Saudi kabur ke Hong Kong dan berhasil mendapatkan visa setelah bersembunyi di sana berbulan-bulan. Keduanya telah mendapat suaka di sebuah negara.

Peta baru Timur Tengah versi Amerika Serikat, menunjukkan Dataran Tinggi Golan sebagai wilayah kedaulatan Israel. (Screenshot)

Amerika terbitkan peta baru memasukkan Golan sebagai wilayah Israel

Peta baru Timur Tengah versi Amerika itu tetap menunjukkan Tepi Barat sebagai wilayah jajahan Israel.





comments powered by Disqus