kabar

Mesir gelar pemilihan presiden Maret mendatang

Ini akan menjadi pemilihan presiden ketiga sejak revolusi menggulingkan rezim Husni Mubarak pada Februari 2011.

09 Januari 2018 02:04

Ketua Komisi Pemilihan Umum Mesir Lasyin Ibrahim kemarin mengumumkan pemilihan presiden bakal digelar pada 26-28 maret mendatang. Kalau tidak ada pemenang mayoritas, pemilihan tahap kedua akan dilangsungkan pada 24-26 April.

Presiden Mesir Abdil Fattah as-Sisi kemungkinan besar akan mencalonkan diri lagi, namun sampai saat ini dia belum mengumumkan hal itu. Sisi memangkan pemilihan presiden sebelumnya setelah menggulingkan Presiden Muhammad Mursi. pada 2013.

Kandidat presiden mesti mendaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum pada 20-29 Januari. Ini akan menjadi pemilihan presiden ketiga sejak revolusi menggulingkan rezim Husni Mubarak pada Februari 2011.

Calon penantang terkuat Sisi, mantan Perdana Menteri Ahmad Syafik, membatalkan pencalonannya Ahad lalu. Dia kembali ke Mesir dari Uni Emirat Arab bulan lalu setelah menyatakan akan maju dalam pemilihan presiden tahun ini.

Hasil pemilihan presiden diumumkan pada 2 April.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman saat mengunjungi Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Bandar al-Galud)

Putera mahkota Arab Saudi batalkan lawatan ke Indonesia

Kunjungan ke Mayasia juga dibatalkan.

Menteri Luar Negeri Yaman duduk di samping Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat pembukaan konferensi perdamaian di Timur Tengah, digelar pada 14 Februari di Ibu Kota Warsawa, Polandia. (Arab Observer)

Menteri luar negeri Yaman duduk di sebelah Netanyahu

Mikrofon di meja Netanyahu mati waktu dia ingin berbicara. Al-Yamani lantas memberikan mikroponnya untuk digunakan oleh pemimpin dari negara Zionis itu.

Kuasa Usaha Sementara Indonesia untuk Suriah Didi Wahyudi pada Jumat, 28 Agustus 2015, melepas 13 tenaga kerja perempuan akan dipulangkan ke Indonesia. (KBRI Damaskus buat Albalad.co)

KJRI Jeddah berhasil dapatkan uang diyat bagi keluarga warga Indonesia dibunuh

Pihak majikan sepakat untuk memenuhi hak korban senilai 200 ribu riyal, meliput uang diyat syari sebesar 55 ribu riyal, sisa gaji almarhumah belum dibayar 32.400 riyal, dan santunan senilai 112.600 riyal.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman bertemu Imam Besar Al-Azhar Syekh Ahmad at-Tayyib di kantornya di Ibu Kota Kairo, Mesir, 5 Maret 2018. (Al-Arabiya/Supplied)

Para pemimpin agama di Mesir masih setia sokong Sisi

Syekh Ali Jumaa menyamakan Revolusi 30 Juni dengan peristiwa penaklukan Makkah di zaman Rasulullah dan hari kelahiran Nabi Muhammad.





comments powered by Disqus