kabar

Identitas sebelas pangeran Saudi ditangkap pekan lalu karena berdemonstrasi

Di antaranya adalah Pangeran Bandar bin Abdallah, Pangeran Nayif bin Sultan, dan Pangeran Saud bin Sultan.

09 Januari 2018 14:09

Arab Saudi Kamis pekan lalu menangkap sebelas pangeran setelah mereka berdemonstrasi antirezim di Istana Qasr al-Hukum, Ibu Kota Riyadh.

Seorang sumber Albalad.co dekat dengan keluarga kerajaan bilang mereka yang dibekuk adalah Pangeran Bandar bin Abdallah. Ayah dari pemilik perusahaan Soroof ini adalah sepupu dari mendiang Raja Abdullah bin Abdul Aziz. 

"Mereka tadinya ingin bertemu Raja Salman bin Abdul Aziz secara langsung dan bukan Pangeran Muhammad bin Salman," katanya melalui pesan WhatsApp hari ini. "Dia itu bos saya."

Dia tidak percaya dengan keterangan Jaksa Agung Arab Saudi Saud al-Mujib, menyebut sebelas pangeran dibekuk itu memprotes penghentian tunjangan listrik dan air bagi keluarga kerajaan. 

Saud juga mengatakan sebelas pangeran tersebut meminta kompensasi atas eksekusi mati dilaksanakan pada 2016 terhadap seorang sepupu mereka, setelah diputus bersalah dalam kasus pembunuhan. 

Sumber ini mengaku tidak mengetahui secara pasti identitas sepuluh pangeran lainnya ditangkap. Dia hanya mengatakan sejumlah nama beredar di antaranya Pangeran Faisal bin Bandar dan Pangeran Ahmad bin Turki. 

Sumber Albalad.co lainnya mengungkap mereka yang ditangkap termasuk Pangeran Nayif bin Sultan dan Pangeran Saud bin Sultan, dua putra dari Pangeran Sultan bin Muhammad al-Kabir, pendiri sekaligus Chairman Almarai. 

Pangeran Nayif bin Sultan juga merupakan anggota direksi Almarai sekaligus Chairman Zain Saudi, operator telekomunikasi terbesar ketiga di Arab Saudi. 

Klan Al-Kabir memiliki banyak pengusaha terpandang namun keluarga ini bukan keturunan langsung dari mendiang Raja Abdul Aziz bin Saud, pendiri Arab Saudi. 

Saud al-Mujib menjelaskan sebelas pangeran itu kini mendekam dalam Penjara Hair di selatan Riyadh sambil menunggu proses pengadilan. Penjara superketat ini khusus bagi tahanan terorisme. 

Sekitar sepuluh wartawan berunjuk rasa di depan Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta, 19 Oktober 2018, mengecam pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Anak Khashoggi puji kebaikan Bin Salman

Dia membantah sudah membicarakan soal kompensasi dan diyat dengan pemerintah Arab Saudi.

Foto dan nama 15 warga Arab Saudi diduga terlibat dalam pembunuhan Jamal Khashoggi. (Sabah)

Arab Saudi kasih rumah dan tunjangan bulanan kepada empat anak Khashoggi

Turki, CIA, dan Senat Amerika meyakini Bin Salman memberi perintah untuk membunuh Khashiggi.

Syekh Saleh bin Muhammad at-Talib, imam Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Twitter)

Arab Saudi penjarakan imam Masjid Al-Haram di Jeddah

Sudah dua imam Masjid Al-Haram ditahan dan dua lagi dilarang berdakwah.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Raja Salman murka karena putera mahkota tidak hadiri sidang kabinet

Bin Salman juga tidak ada dalam pertemuan dengan para pejabat tinggi dan tamu negara.





comments powered by Disqus