kabar

Pangeran Al-Walid dipindah ke penjara khusus teroris

Kamar di Hotel Ritz Carlton di Riyadh sudah bisa dipesan mulai bulan depan.

10 Januari 2018 06:28

Pemilik Kingdom Holding Company sekaligus salah satu orang terkaya sejagat Pangeran Al-Walid bin Talal dan puluhan tahanan lainnya kemarin dipindah dari Hotel Ritz Carlton di Riyadh ke Penjara Al-Hair di selatan ibu kota Arab saudi itu.

Sumber Albalad.co dekat dengan keluarga kerajaan kemarin bilang pemindahan tersebut berlangsung kemarin. "Pangeran Al-Walid dan Pangeran Turki bin Abdullah termasuk dipindahkan ke Penjara Al-Hair," katanya.

Penjara Al-Hair merupakan penjara superketat dan dihuni tahanan kasus terorisme dan aktivis politik. Pemindahan tersebut berlangsung sepekan setelah sebelas pangeran berunjuk rasa di Istana Qasr al-Hukum ditangkap dan dibawa ke Penjara Al-Hair.

Pangeran Al-Walid termasuk dalam 201 pangeran, konglomerat, dan pejabat ditangkap dengan tuduhan terlibat korupsi. Penangkapan besar-besaran sejak awal November tahun lalu ini atas perintah Komisi Pemberantasan Korupsi, diketui oleh Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman.

Sumber Albalad.co itu mengungkapkan Pangeran Al-Walid tidak dibebaskan setelah menolak menyerahkan hartanya dan menandatangani surat penyelesaian perkara.

Mengutip sejumlah sumber, surat kabar Al-Arabi al-Jadid melaporkan tahanan dipindahkn dari Ritz Carlton ke Penjara Hair berjumlah hampir 60 orang, seperti dilansir Middle East Monitor.

Para saksi melihat kini tidak ada lagi pengamanan ketat di Ritz Carlton. Kamar di hotel bintang lima ini juga sudah bisa dipesan mulai bulan depan.

Pemilik Kingdom Holding Company Pangeran Al-Walid bin Talal. (Gulf Business)

Pangeran Al-Walid bin Talal masih rundingkan harga pembebasannya

Arab Saudi akan mengupayakan ekstradisi atas para tersangka korupsi tinggal di luar negeri.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Identitas sebelas pangeran Saudi ditangkap pekan lalu karena berdemonstrasi

Di antaranya adalah Pangeran Bandar bin Abdallah, Pangeran Nayif bin Sultan, dan Pangeran Saud bin Sultan.

Pangeran Al-Walid bin Talal bersama ratusan anggota keluarga kerajaan, pejabat, dan konglomerat Arab Saudi ditahan di Hotel Ritz Carlton, Ibu Kota Riyadh. Mereka ditangkap atas tuduhan korupsi. (Albalad.co/Istimewa)

Pangeran Al-Walid segera dibebaskan

Dia bakal menyerahkan hartanya dan menyetujui semua syarat dibuat oleh Pangeran Muhammad bin Salman.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman bertemu mantan Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Nayif. (Linkedin/Muaid Mahjub)

Sebelas pangeran Arab Saudi ditangkap karena berdemonstrasi

Sebelas pangeran tersebut kini mendekam di Penjara Hair sambil menunggu proses pengadilan.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Duta besar Indonesia jualan produk Pindad kepada Yordania

Jenderal Furaihat ingin mengunjungi Indonesia tahun ini.

19 Januari 2018
India hapus subsidi haji
18 Januari 2018
Gempa goyang Madinah
18 Januari 2018

TERSOHOR