kabar

Tiga demonstran Iran meninggal dalam penjara

Pemerintah mengklaim Sina meninggal karena bunuh diri.

10 Januari 2018 15:03

Tiga demonstran Iran ditahan di Penjara Evin dikabarkan telah meninggal.

Dua anggota parlemen Iran dekat kubu reformis membenarkan satu pengunjuk rasa bernama Sina Ghanbari mengembuskan napas terakhir di Penjara Evin.

Pemerintah mengklaim Sina meninggal karena bunuh diri. 

Protes antirezim di negara Mullah itu meletup sejak akhir Desember lalu. Dimulai dari Kota Masyhad dan menyebar ke seantero Iran. 

Demonstrasi terbesar sejak 2009 ini mulanya memprotes kenaikan harga dan maraknya korupsi, tapi kemudian berubah menjadi bermotif politik.

Nasrin Sotoudeh, pengacara hak asasi manusia tersohor, bilang kepada the Guardian, sedikitnya dua tahanan tewas di penjara. Namun identitas mereka belum diketahui.

"Saya telah berbicara kepada seorang tahanan di Penjara Evin dan saya sudah diberitahu tiga tahanan di sana meninggal," kata Nasrin. 

Dia mencemaskan penggunaan pusat penahanan tidak resmi seperti Kahrizak pada 2009. Kahrizak mendapat sorotan nasional dalam unjuk rasa besar-besaran memprotes terpilihnya lagi Presiden Mahmud Ahmadinejad, setelah terbongkar sejumlah demonstran dilecehkan secara seksual, disiksa, dan dibunuh.

Pihak oposisi mengklaim sudah 50 orang terbunuh, namun penguasa bilang hanya 22 pengunjuk rasa tewas. Aparat keamanan juga telah menahan lebih dari seribu orang sejak protes berlangsung.

 

Suasana di Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi,  setelah sebuah derek raksasa jatuh pada 11 September 2015. Insiden ini menewaskan 111 jamaah haji dan melukai lebih dari 200 orang lainnya.  (Al-Arabiya)

Arab Saudi akan adili ulang kasus derek jatuh di Masjid Al-Haram

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz juga belum menepati janji untuk membayar santunan satu juta riyal bagi keluarga korban meninggal dan 500 ribu riyal kepada kerabat korban cedera.

Unjuk rasa antirezim di Ibu Kota Teheran, Iran, 30 Desember 2017. (Media Sosial)

Lebih dari seribu mahasiswa di Iran ditahan

Kebanyakan dari Universitas Teheran.

Mantan Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad. (commons.wikimedia.org)

Ahmadinejad ditangkap dengan tuduhan hasut demonstran

Pihak oposisi mengklaim sudah 50 demonstran tewas. Sedangkan versi pemerintah hanya 22 orang terbunuh.

Protes antipemerintah terjadi di Kota Masyhad, Iran, 28 Desember 2017. (BBC)

21 orang tewas, 450 ditahan dalam protes antirezim di Iran

"Dalam beberapa hari belakangan, musuh-musuh Iran menggunakan beragam cara, termasuk fulus, senjata, politik, dan aparat intelijen untuk menciptakan kekacauan di Republik Islam (Iran)," kata Khamenei.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Arab Saudi akan adili ulang kasus derek jatuh di Masjid Al-Haram

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz juga belum menepati janji untuk membayar santunan satu juta riyal bagi keluarga korban meninggal dan 500 ribu riyal kepada kerabat korban cedera.

18 Juli 2018

TERSOHOR