kabar

Ilmuwan halal asal Indonesia menangkan King Faisal Prize

Lulusan Institut Ilmu Pertanian Bogor (IPB) ini juga membikin prosedur untuk menghasilkan gelatin halal dari sumber-sumber halal, seperti unta dan ikan.

11 Januari 2018 21:40

Profesor Irwandi Jawsir asal Indonesia telah memenangkan penghargaan King Faisal Internasional Prize tahun ini untuk kategori layanan terhadap Islam.

Profesor Irwandi dipilih atas kontribusi besarnya dalam ilmu makanan halal terhadap Islam dan kaum muslim sejagat.

Dia telah menerbitkan 120 artikel di jurnal ilmiah selain 30 hasil penelitian mengenai ilmu halal. Lelaki kelahiran Medan, Sumatera Utara, pada 1970 ini sudah menerima lebih dari 60 penghargaan atas sumbangannya terhadap ilmu makanan dan minuman halal.

Irwandi mengembangkan metode baru untuk menganalisa kandungan halal dalam makanan dan minuman. Lulusan Institut Ilmu Pertanian Bogor (IPB) ini juga membikin prosedur untuk menghasilkan gelatin halal dari sumber-sumber halal, seperti unta dan ikan.

Irwandi memperoleh gelar sarjana di Jurusan Teknologi Makanan dan Nutrisi Manusia IPB. Dia meraih gelar PhD dalam bidang Kimia Makanan dan Biokimia dari Universitas Putra di Malaysia pada 2000.

Profesor Irwandi kini menjabat Wakil Dekan di the International Institute for Halal Research and Training (IIHRT) dan Sekretaris Dewan Profesor di IIUM (Universitas Islam Internasional Malaysia).

Dia merupakan orang Indonesia pertama mendapat penghargaan King Faisal International Prize. Di samping mendapat medali emas seberat 200 gram, Irwandi juga akan dianugerahi fulus US$ 200 ribu.  

Suasana di Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi,  setelah sebuah derek raksasa jatuh pada 11 September 2015. Insiden ini menewaskan 111 jamaah haji dan melukai lebih dari 200 orang lainnya.  (Al-Arabiya)

Arab Saudi akan adili ulang kasus derek jatuh di Masjid Al-Haram

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz juga belum menepati janji untuk membayar santunan satu juta riyal bagi keluarga korban meninggal dan 500 ribu riyal kepada kerabat korban cedera.

Kabah dilihat dari lantai atas Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, 17 Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Jamaah haji Qatar harus terbang lewat Kuwait atau Oman

Arab Saudi bareng Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Mesir sejak tahun lalu memberlakukan blokade darat, laut, dan udara terhadap Qatar.

Mobil milik ibu dua anak bernama Silmi al-Barkati, hangus dibakar kawanan pemuda di tempat tinggalnya di Desa Samad, Kabupaten Jumum, Provinsi Makkah, Arab Saudi. Kejadian ini berlangsung pada 1 Juli 2018. (Saudi Gazette)

Polisi Makkah tangkap dalang pembakar mobil milik ibu dua anak

Mulai 24 Juni lalu, pemerintah Arab Saudi mengizinkan kaum hawa menyetir mobil dan mengendarai sepeda motor.

Syekh Rasyid bin Hamad asy-Syarqi, putra kedua emir Fujairah, Uni Emirat Arab. (fujairahinfocusblogspot.com)

Pangeran dari UEA kabur minta suaka ke Qatar

Syekh rasyid mengaku diperas oleh badan intelijen UEA. Dia menglaim telah mentranfer fulus US$ 70 juta ke sejumlah rekening di beberapa negara.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Arab Saudi akan adili ulang kasus derek jatuh di Masjid Al-Haram

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz juga belum menepati janji untuk membayar santunan satu juta riyal bagi keluarga korban meninggal dan 500 ribu riyal kepada kerabat korban cedera.

18 Juli 2018

TERSOHOR