kabar

Keluarga Saudi tangisi kepulangan pembantunya ke Indonesia

Dia telah bekerja selama 33 tahun atau tiga generasi dengan keluarga majikannya.

14 Januari 2018 09:17

Sebuah keluarga di Arab Saudi menangisi kepulangan pembantunya ke Indonesia. Rekaman video suasana perpisahan menyedihkan di bandar udara itu diunggah wartawan Khalid az-Zaidan di akun Twitternya.

Khalid bilang sang majikan mendorong kursi roda dinaiki oleh pembantu asal Indonesia berbadan ringkih tersebut. Perempuan itu telah bekerja selama 33 tahun atau selama tiga generasi di keluarga itu.  

Namun Khalid tidak menyebutkan identitas pembantu dan keluarga majikan ini. Pembantu setia itu juga tidak mampu menahan tumpahan air matanya. Dia juga tidak memberitahu di bandar udara mana kejadian tersebut.

Dia tidak mengungkapkan pula alasan pembantu itu pulang ke Indonesia.

"Dia telah melayani anak-anak perempuan majikannya, cucunya, dan cicitnya. Rekaman itu menunjukkan momen kesetiaan dan kepercayaan," kata Khalid.

Milisi ISIS. (Dabiq/Global Look Press)

Tidak ada warga Indonesia jadi korban dalam dua bom bunuh diri di Baghdad

ISIS mengklaim bertanggung jawab atas insiden menewaskan 32 orang itu.

Situasi di lokasi dua bom bunuh diri terjadi pada 21 Januari 2021 di sebuah pasar pakaian bekas di Ibu Kota Baghdad, Irak. (Twitter/FJ)

Bom bunuh diri pertama dalam tiga tahun hantam Baghdad, 32 orang tewas

Pengebom bunuh diri pertama mengaku sakit. Saat orang-orang mendekat untuk memberi pertolongan dia menekan detonator bom di tubuhnya.

Masyarakat sedang mencoba air minum dihasilkan dari udara oleh mesin Watergen. (Watergen buat Albalad.co)

Teknologi Israel hasilkan air minum dari udara

"Kami menerima begitu banyak minta terhadap produk Watergen, baik dari pemerintah atau swasta," ujar Mirilashvili kepada Albalad.co

Menteri Telekomunikasi Iran Muhammad Javad Azari Jahromi. (Asharq al-Awsat)

Menteri telekomunikasi Iran tolak blokir Instagram

ran telah lama memblokir media sosial seperti YouTube, Telegram, Twitter, dan Facebook. Hanya Instagram dan WhatsApp masih bebas diakses.





comments powered by Disqus