kabar

Arab Saudi bebaskan Pangeran Al-Walid dari tahanan

Seorang pejabat senior Arab Saudi mengatakan Pangeran Al-Walid, 62 tahun, tiba di kediamannya di Riyadh kemarin pukul sebelas waktu setempat.

28 Januari 2018 12:39

Arab Saudi kemarin membebaskan konglomerat Pangeran Muhammad bin Salman dari Penjara Al-Hair di selatan Ibu Kota Riyadh.

Sumber Albalad.co dekat dengan keluarga kerajaan bilang pembebasan dilakukan setelah Kingdom Holding Company itu mencapai kesepakatan soal harga mesti dibayar. "Dia dilepaskan dari tahanan kemarin," katanya. 

Pangeran Al-Walid, merupakan keponakan dari Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz, ditangkap bareng ratusan pangeran, konglomerat, dan pejabat atas tuduhan terbelit rasuah. Penangkapan besar-besaran sejak awal tahun lalu ini atas perintah Komisi Pemberantasan Korupsi diketuai oleh Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman.

Setelah ditahan di Hotel Ritz Carlton, Riyadh, Pangeran Al-Walid dan 95 tahanan tersisa dipindah ke Penjara Al-Hair.

Seorang pejabat senior Arab Saudi mengatakan Pangeran Al-Walid, 62 tahun, tiba di kediamannya di Riyadh kemarin pukul sebelas waktu setempat.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman dan CEO SoftBank Group Masayoshi Son usai penandatanganan nota kesepahaman di Kota New York, Amerika Serikat, 27 Maret 2018, buat membangun pembangkit listrik tenaga surya terbesar di dunia. (Al-Arabiya/Supplied)

Lima pangeran Arab Saudi masih dilarang ke luar negeri

Bin Salman masih menyekap ibunya, Fahda al-Hathlin, dalam penjara bawah tanah di istana milik abangnya.

Pemilik Kingdom Holding Company Pangeran Al-Walid bin Talal dari Arab Saudi. (Gulf Business)

Pangeran Al-Walid yakin anak Raja Salman tidak terlibat pembunuhan Khashoggi

Pangeran Al-Walid dibebaskan dari tahanan akhir Januari tahun ini setelah bersedia menyerahkan sebagian hartanya.

Infografis hasil pemberantasan korupsi dilakukan Arab Saudi sejak awal November 2017. (Saudi Gazette)

Arab Saudi segera adili 95 pangeran dan konglomerat terlibat korupsi

Belum diketahui apakah mereka akan diadili termasuk pemilik Kingdom Holding Company Pangeran Al-Walid bin Talal dan Chairman Saudi Binladin Group Bakar Bin Ladin.

Pemilik Kingdom Holding Company Pangeran Al-Walid bin Talal. (Gulf Business)

Pangeran Al-Walid bin Talal masih rundingkan harga pembebasannya

Arab Saudi akan mengupayakan ekstradisi atas para tersangka korupsi tinggal di luar negeri.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Menteri luar negeri Yaman duduk di sebelah Netanyahu

Mikrofon di meja Netanyahu mati waktu dia ingin berbicara. Al-Yamani lantas memberikan mikroponnya untuk digunakan oleh pemimpin dari negara Zionis itu.

16 Februari 2019

TERSOHOR