kabar

Putri Saddam Husain masuk dalam daftar buronan Irak

Raghad menekankan dia tidak tinggal di Yordania, namun dia tidak memberitahu di mana dia menetap.

05 Februari 2018 14:10

Pemerintah Irak telah memasukkan Raghad, putri tertua mendiang Presiden Irak Saddam Husain, dalam daftar buronan. 

Raghad masuk dalam daftar berisi 60 orang paling dicari oleh negara Dua Sungai itu. 

Sebanyak 60 orang dalam daftar buronan Irak tersebut, termasuk 28 anggota ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah), 12 dari Al-Qaidah, serta 20 asal Partai Baath.

Menanggapi hal itu, Raghad bilang bakal menggugat balik pemerintah Irak. Perempuan setengah abad ini menilai kebijakan Irak itu sebuah penghinaan bagi dirinya sebagai ibu lima anak dan putri dari mendiang presiden.

"Pemerintah Irak tidak punya kerjaan selain Raghad, padahal Irak tengah menderita akibat penjajahan," katanya dalam wawancara khusus dengan stasiun televisi Al-Arabiya.

Raghad menekankan dia tidak tinggal di Yordania, namun dia tidak memberitahu di mana dia menetap. 

Seorang pemberontak menginjak poster Qaddafi di depan gerbang Bab al-Aziziyah, kompleks kediaman pemimpin Libya Muammar Qaddafi, di Ibu Kota Tripoli pada September 2011. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Perebutan Tripoli tewaskan 278 orang

Situasi keamanan di Libya terus memburuk setelah rezim Muammar al-Qaddafi tumbang pada 2011.

Upacara peletakan batu pertama pembangunan kuil Hindu perdana di Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, 20 April 2019. (Gulf Business)

Kuil Hindu pertama dibangun di Abu Dhabi

Ini juga bakal menjadi kuil Hindu perdana di Timur Tengah.

Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum, Emir Dubai sekaligus Wakil Presiden dan Perdana Menteri Uni Emirat Arab. (Arabian Business)

UEA bentuk Kementerian Kemungkinan pertama di dunia

Tiga tahun lalu, UEA membentuk Kementerian Kebahagiaan dan Kementerian Toleransi, juga pertama di dunia.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Bin Salman larang pangeran-pangeran tidak setia pergi keluar negeri

Masih ada sekitar seratus anggota keluarga kerajaan menghuni penjara bawah tanah di istana Bin Salman.





comments powered by Disqus