kabar

Putri Saddam Husain masuk dalam daftar buronan Irak

Raghad menekankan dia tidak tinggal di Yordania, namun dia tidak memberitahu di mana dia menetap.

05 Februari 2018 14:10

Pemerintah Irak telah memasukkan Raghad, putri tertua mendiang Presiden Irak Saddam Husain, dalam daftar buronan. 

Raghad masuk dalam daftar berisi 60 orang paling dicari oleh negara Dua Sungai itu. 

Sebanyak 60 orang dalam daftar buronan Irak tersebut, termasuk 28 anggota ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah), 12 dari Al-Qaidah, serta 20 asal Partai Baath.

Menanggapi hal itu, Raghad bilang bakal menggugat balik pemerintah Irak. Perempuan setengah abad ini menilai kebijakan Irak itu sebuah penghinaan bagi dirinya sebagai ibu lima anak dan putri dari mendiang presiden.

"Pemerintah Irak tidak punya kerjaan selain Raghad, padahal Irak tengah menderita akibat penjajahan," katanya dalam wawancara khusus dengan stasiun televisi Al-Arabiya.

Raghad menekankan dia tidak tinggal di Yordania, namun dia tidak memberitahu di mana dia menetap. 

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman saat mengunjungi Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, 12 Februari 2019. (Twitter)

Bin Salman perintahkan pembebasan segera 2.107 warga Pakistan dari penjara di Saudi

Bin Salman bilang dirinya adalah duta besar Pakistan untuk Arab Saudi.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Luar Negeri Maroko Nasir Burita. (Middle East Monitor)

Netanyahu bertemu menteri luar negeri Maroko

Netanyahu dijadwalkan ke negara Arab magribi itu bulan depan.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman saat mengunjungi Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Bandar al-Galud)

Putera mahkota Arab Saudi batalkan lawatan ke Indonesia

Kunjungan ke Mayasia juga dibatalkan.

Menteri Luar Negeri Yaman duduk di samping Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat pembukaan konferensi perdamaian di Timur Tengah, digelar pada 14 Februari di Ibu Kota Warsawa, Polandia. (Arab Observer)

Menteri luar negeri Yaman duduk di sebelah Netanyahu

Mikrofon di meja Netanyahu mati waktu dia ingin berbicara. Al-Yamani lantas memberikan mikroponnya untuk digunakan oleh pemimpin dari negara Zionis itu.





comments powered by Disqus