kabar

UEA beli senjata dari Israel

Hubungan kedua negara menguat sejak peresmian IREA (Badan Energi Terbarukan Internasional) di Abu Dhabi pada 2015.

06 Februari 2018 05:55

Meski tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel, Uni Emirat Arab (UEA) telah membeli persenjataan dari negara Zionis itu, seperti dilansir Maariv Ahad lalu.

Surat kabar asal Israel itu mengutip informasi dilansir majalah Intelligence Online dari Prancis, menulis dua perusahaan persenjataan Israel, Aeronautics dan Albeit, telah memasok persenjataan kepada UEA. Pesawat-pesawat pengebom nirawak buatan Israel juga dijual ke Mesir dan panglima militer Libya jenderal Khalifah Haftar, keduanya disokong oleh UEA.

UEA juga pernah memakai sistem pertahanan bikinan Israel untuk melindungi ladang-ladang minyaknya, setelah melakukan serangkaian serangkaian serangan militer di Libya buat menyokong Haftar.

Maariv menyebut Avi Leumi, salah satu pendiri Aeronautics, sebagai pengusaha Israel paling berpengaruh di UEA. Koran ini menulis mantan Kepala Staf Angkatan Udara Israel Eitan Ben Eliyahu membantu Leumi mendapatkan kontrak penjualan senjata dengan UEA.

Hubungan Israel dan UEA menguat sejak peresmian IREA (Badan Energi Terbarukan Internasional) di Abu Dhabi pada 2015.

Menteri Luar Negeri Yaman duduk di samping Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat pembukaan konferensi perdamaian di Timur Tengah, digelar pada 14 Februari di Ibu Kota Warsawa, Polandia. (Arab Observer)

Menteri luar negeri Yaman duduk di sebelah Netanyahu

Mikrofon di meja Netanyahu mati waktu dia ingin berbicara. Al-Yamani lantas memberikan mikroponnya untuk digunakan oleh pemimpin dari negara Zionis itu.

Kuasa Usaha Sementara Indonesia untuk Suriah Didi Wahyudi pada Jumat, 28 Agustus 2015, melepas 13 tenaga kerja perempuan akan dipulangkan ke Indonesia. (KBRI Damaskus buat Albalad.co)

KJRI Jeddah berhasil dapatkan uang diyat bagi keluarga warga Indonesia dibunuh

Pihak majikan sepakat untuk memenuhi hak korban senilai 200 ribu riyal, meliput uang diyat syari sebesar 55 ribu riyal, sisa gaji almarhumah belum dibayar 32.400 riyal, dan santunan senilai 112.600 riyal.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman saat mengunjungi Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, 12 Februari 2019. (Twitter)

Putera mahkota Saudi tiba di Jakarta Senin sore

Ini bakal menjadi lawatan luar negeri pertama Bin Salman setelah citra Saudi dan dirinya ternoda akibat pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi.

Putera Mahkota Arab Saudi bin Salman saat berada di atap Kabah pada 12 Februari 2019. (Twitter)

Anak Raja Salman dikecam karena naik ke atap Kabah

Ratusan aparat keamanan mengelilingi Kabah dan hanya menyisakan dua jalur bagi jamaah buat bertawaf.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Menteri luar negeri Yaman duduk di sebelah Netanyahu

Mikrofon di meja Netanyahu mati waktu dia ingin berbicara. Al-Yamani lantas memberikan mikroponnya untuk digunakan oleh pemimpin dari negara Zionis itu.

16 Februari 2019

TERSOHOR