kabar

Hakim di Libanon perintahkan tiga pemuda muslim hapalkan ayat Al-Quran sebagai syarat pembebasan

"Hukum adalah sebuah seklah dan bukan hanya penjara," kata Joceline.

12 Februari 2018 08:53

Seorang hakim di Kota Tripoli, utara Libanon, memerintahkan tiga pemuda muslim menghina Nasrani untuk menghapal ayat-ayat Al-Quran memuji Maryam dan putranya, Nabi Isa atau Yesus versi kaum Kristen.

Alih-alih memberikan hukuman penjara, Hakim Joceline Matta memutuskan ketiga terdakwa buat menghapal sejumlah ayat dalam surat Ali Imran itu sebagai syarat untuk dibebaskan.

Ketika membacakan putusannya dalam sidang, Joceline bilang vonis itu untuk mengajarkan ketiga pemuda muslim tersebut mengenai toleransi dan kecintaan Islam terhadap Maryam (disebut Maria oleh penganut Nasrani). "Hukum adalah sebuah seklah dan bukan hanya penjara," katanya.

Perdana Menteri Libanon Saad Hariri memuji putusan Joceline. Melalui Twitter, dia mengatakan keputusan Joceline merupakan sebuah keadilan dan mengajarkan konsep saling kasih antara muslim dan orang Kristen.

Secara sosial dan politik, masyarakat Libanon terbagi dalam agama: Sunni, Syiah, dan Kristen. Ketegangan antar agama ini pernah memicu perang saudara selama 1975-1990.  

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman saat mengunjungi Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Bandar al-Galud)

Putera mahkota Arab Saudi batalkan lawatan ke Indonesia

Kunjungan ke Mayasia juga dibatalkan.

Menteri Luar Negeri Yaman duduk di samping Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat pembukaan konferensi perdamaian di Timur Tengah, digelar pada 14 Februari di Ibu Kota Warsawa, Polandia. (Arab Observer)

Menteri luar negeri Yaman duduk di sebelah Netanyahu

Mikrofon di meja Netanyahu mati waktu dia ingin berbicara. Al-Yamani lantas memberikan mikroponnya untuk digunakan oleh pemimpin dari negara Zionis itu.

Kuasa Usaha Sementara Indonesia untuk Suriah Didi Wahyudi pada Jumat, 28 Agustus 2015, melepas 13 tenaga kerja perempuan akan dipulangkan ke Indonesia. (KBRI Damaskus buat Albalad.co)

KJRI Jeddah berhasil dapatkan uang diyat bagi keluarga warga Indonesia dibunuh

Pihak majikan sepakat untuk memenuhi hak korban senilai 200 ribu riyal, meliput uang diyat syari sebesar 55 ribu riyal, sisa gaji almarhumah belum dibayar 32.400 riyal, dan santunan senilai 112.600 riyal.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman saat mengunjungi Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, 12 Februari 2019. (Twitter)

Putera mahkota Saudi tiba di Jakarta Senin sore

Ini bakal menjadi lawatan luar negeri pertama Bin Salman setelah citra Saudi dan dirinya ternoda akibat pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi.





comments powered by Disqus