kabar

Pelecehan seksual banyak terjadi saat pelaksanaan haji

Seorang jamaah lelaki meraba-raba tubuhnya selama tawaf.

13 Februari 2018 06:06

Meski Makkah dan Madinah adalah kota suci, haji adalah rukun Islam kelima, namun pelecehan seksual banyak terjadi saat pelaksanaan ritual tahunan itu.

Pegiat hak perempuan berdarah Mesir Mona at-Tahawi menyerukan kaum hawa untuk bercerita mengenai pengalaman tidak mengenakkan itu melalui tanda pagar #MosqueMeToo. Dalam 24 jam, tanda pagar ini telah ditwit lebih dari seribu kali

Mona mengalami hal buruk tersebut saat berhaji pada 1982.

Adalah Sabica Khan, muslimah asal Pakistan, membagikan kisah memalukan itu melalui akun Facebooknya. Dia mengalami pelecehan seksual ketika bertawaf.

Dia mengaku sangat heran bagaimana bisa di depan Kabah masih ada lelaki nekat berbuat tidak senonoh. "Saya tetap diam karena saya sadar tidak ada seorang pun akan percaya atas hal itu atau tidak seorang pun bakal menganggap kejadian itu serius kecuali ibu saya," kata Sabica.

Kisahnya itu dibagikan lebih dari dua ribu kali dan memancing perempuan muslimah lainnya untuk bercerita pengalaman serupa.

Akun @SherlockCloset bilang dia mengalami pelecehan seksual ketika bertawaf saat melaksanakan umrah. Seorang jamaah lelaki meraba-raba tubuhnya selama tawaf.

Akun@AnggiAngguni mengalami hal serupa saat berhaji pada 2010. Dia mengungkapkan seorang jamaah lelaki memegang pantatnya dan menekan badannya ke arah tubuhnya. "Orang-orang berpikir Makkah adalah tempat paling suci bagi kaum muslim sehingga tidak yang berani berbuat jahat. Ternyata keliru sama sekali." 

Jamaah berkumpul di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, sambil menunggu pembagian makanan berbuka puasa, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Arab Saudi bagikan satu juta chip telepon dan Internet bagi jamaah haji

Jamaah kebagian chip itu dapat langsung menggunakan untuk menelepon atau berselancar di dunia maya.

Syekh Adil al-Kalbani, mantan imam Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (YouTube)

Mantan imam Masjid Al-Haram kritik pemisahan saf lelaki dan perempuan gunakan partisi

Syekh Adil menegaskan pemisahan saf lelaki dan perempuan terjadi saat ini tidak memiliki akar dalam tradisi Islam dan itu merupakan bentuk paranoid (ketakutan sekali) terhadap kaum hawa.

Putera Mahkota Arab Saudi bin Salman saat berada di atap Kabah pada 12 Februari 2019. (Twitter)

Anak Raja Salman dikecam karena naik ke atap Kabah

Ratusan aparat keamanan mengelilingi Kabah dan hanya menyisakan dua jalur bagi jamaah buat bertawaf.





comments powered by Disqus