kabar

Mufti agung Tunisia sebut perayaan Hari Valentine tidak haram asal tidak langgar moral

"Ulama mesti menyerukan umat saling menyayangi karena cinta adalah bagian dari ajaran Islam."

14 Februari 2018 23:27

Mufti Agung Tunisia Syekh Usman Battikh kemarin bilang perayaan Hari Valentine atau kasih sayang tidak haram asal tidak melanggar moral.

Dia mengecam para ulama dan kaum ekstresmi menyebut perayaan Hari Valentine meniru tradisi kaum Nasrani. Dia bahkan menyerukan momen Hari Valentine untuk menyebarluaskan cinta kasih kepada semua orang.

"Segala hal membuat orang berkumpul itu baik. Tidak ada salahnya merayakan Hari Valentine selama aturan moral dihormati," kata Battikh. "Ulama mesti menyerukan umat saling menyayangi karena cinta adalah bagian dari ajaran Islam."

Hari Valentine dirayakan anak-anak muda saban 14 Februari.

Dua dan Dalal, kakak adik asal Arab Saudi kabur ke Turki. (Twitter)

Detained in Dubai upayakan dua gadis Saudi kabur dapat suaka

"Ayah saya telah mengambil paspor dan kartu identitas kami," kata Dua. "Dia sedang mencari kami sekarang. Kami dalam bahaya."

Rute perjalanan sebuah jet pribadi membawa para pejabat Uni Emirat Arab dan Israel pada 17 Januari 2019 terbang langsung dari Abu Dhabi ke Tel Aviv. (Flight Radar 24)

UEA bayar pengusaha untuk mata-matai pemerintahan Trump

Beberapa sumber mengungkapkan Rasyid berada di bawah perintah direktur badan intelijen UEA Ali asy-Syamsi.

Dua dan Dalal, kakak adik asal Arab Saudi kabur ke Turki. (Twitter)

Twitter tutup akun milik dua gadis Arab Saudi kabur ke Turki

Detained in Dubai berkampanye untuk keselamatan Dua dan Dalal.

Kerusakan di terminal kedatangan Bandar Udara Internasional Abha di Arab Saudi akibat serangan roket oleh milisi Al-Hutiyun di Yaman. (SPA)

Roket Al-Hutiyun hantam bandar udara di Saudi lukai 26 orang

Serangan ini mengakibatkan 26 orang luka, termasuk tiga perempuan dari Yaman, Saudi, dan India, serta dua anak Saudi.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Detained in Dubai upayakan dua gadis Saudi kabur dapat suaka

"Ayah saya telah mengambil paspor dan kartu identitas kami," kata Dua. "Dia sedang mencari kami sekarang. Kami dalam bahaya."

16 Juni 2019

TERSOHOR