kabar

Pangeran dari Saudi tunggak uang sewa apartemen di New York sebesar US$ 1,8 juta

Sesuai kesepakatan baru, uang sewa per bulan naik menjadi US$ 115.762,50 mulai Juli tahun ini.

19 Februari 2018 10:55

Trump Park Avenue LLC Jumat pekan lalu mengajukan gugatan terhadap Pangeran Faisal bin Abdul Majid as-Saud dari Arab Saudi karena menunggak uang sewa apartemen sebesar US$ 1,8 juta. Gugatan itu disampaikan melalui Pengadilan Negara Bagian New York di Manhattan, Amerika Serikat.

Menurut dokumen gugatan, Pangeran Faisal menyewa sebuah Penthouse di menara Upper East Side milik Trump park Avenue pada 2013. Dia mulai berhenti membayar uang sewa sejak Januari tahun lalu.

Apartemen disewa Pangeran Faisal itu seluas 662,6 meter persegi. Ini merupakan satu dari sebelas penthouse ada di gedung Upper East Side.

Seorang pengacara Pangeran Faisal bilang kliennya sudah keluar dari apartemen itu bulan lalu.

Pangeran Faisal pada Juni 2014 sepakat untuk memperpanjang masa sewa hingga Juni 2019, dengan total nilai sewa US$ 1,9 juta.

Sesuai kesepakatan baru itu, uang sewa per bulan naik menjadi US$ 115.762,50 mulai Juli tahun ini.

Terdapat 120 unit apartemen di menara Upper East Side setinggi 35 lantai Trump Organization memiliki 20 unit, termasuk sebelas tipe penthouse.

Rumah Keluarga Ibrahim, berisi masjid, gereja, dan sinagoge, bakal dibangun di Pulau Saadiyat, Uni Emirat Arab. (Gulf Business)

UEA bangun sinagoge pertama

Pembangunan sinagoge perdana di UEA ini berlangsung saat negara itu tengah menjalin hubungan baik dengan Israel, negara dengan komunitas Yahudi terbesar sejagat.

Jenderal Abdil Fatah as-Sisi bertemu Presiden Muhammad Mursi. (en.nasimonline.ir)

Revolusi meletup lagi di Mesir

Demonstrasi berlangsung sejak kemarin sudah menyebar ke seantero negara Nil itu.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Ketegangan dengan Iran meningkat, Saudi uji coba sirene tanda ada serangan udara

Bin Salman stres berat mengetahui dampak serangan terhadap dua fasilitas Aramco itu. "Dia sampai menenggak lebih banyak obat penenang," kata sumber Albalad.co dalam lingkungan istana.

Mahmud Syekhruhu, pilot yang melarikan Presiden Tunisia Zainal Abidin bin Ali ke Arab Saudi pada 14 Januari 2011. (Middle East Eye)

Mantan Presiden Tunisia Zainal Abidin bin Ali wafat

Perdana Menteri Tunisia Yusuf Syahid bilang dirinya akan mengizinkan mayat Bin Ali dimakamkan di negara asalnya.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

UEA bangun sinagoge pertama

Pembangunan sinagoge perdana di UEA ini berlangsung saat negara itu tengah menjalin hubungan baik dengan Israel, negara dengan komunitas Yahudi terbesar sejagat.

22 September 2019
Revolusi meletup lagi di Mesir
21 September 2019

TERSOHOR