kabar

Ribuan unta asal Qatar terjebak di Arab Saudi dipulangkan lewat Kuwait

Ribuan unta sudah tiba di Pelabuhan Syuwaikh setelah pemerintah Qatar berjanji memulangkan mereka secara gratis.

01 Maret 2018 19:44

Ribuan unta asal Qatar terjebak di Arab Saudi dipulangkan melalui Kuwait, lantaran perselisihan berlanjut.

Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan mesir sejak awal Juni tahun lalu memutus hubungan diplomatik dengan Qatar. Mereka beralasan negara Arab supertajir ini menyokong terorisme. Keempat negara itu juga menerapkan blokade dart, laut, dan udara terhadap Qatar.

Gegara penutupan batas darat antara Arab Saudi dan Qatar mengakibatkan para pemilik unta asal Qatar tidak bisa lagi menggembalakan hewan ternak mereka di padang rumput di negara Kabah tersebut.

Pemerintah Arab Saudi bulan lalu mengizinkan unta-unta dari Qatar dipulangkan melalui Kuwait, seperti dilansir Kuwait Times. Pemilik unta bernama Rasyid al-Marri kemarin bilang dia telah mengirim 150 unta dewasa dan 40 unta muda miliknya dari Arab Saudi ke Pelabuhan Syuwaikh di Kuwait dengan biaya sendiri.

Dia menambahkan dirinya menyewa tujuh truk dengan ongkos angkut tiap unta sebesar dua ribu riyal (Rp 7,3 juta).

Ribuan unta sudah tiba di Pelabuhan Syuwaikh setelah pemerintah Qatar berjanji memulangkan mereka secara gratis.

Rasyid mengaku tidak tahu berapa jumlah unta asal Qatar terjebak di Arab Saudi setelah perbatasan darat kedua negara ditutup. Dia memperkirakan sekitar sepuluh ribu ekor. "Sebagian sudah dipulangkan dan yang lain baru akan dipulangkan beberapa hari mendatang," ujarnya.

Dalam beberapa hari ke depan, tiap kapal bakal memulangkan 200-400 unta dari Pelabuhan Syuwaikh ke Qatar.

Jamaah berkumpul di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, sambil menunggu pembagian makanan berbuka puasa, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Jamaah Qatar bisa pesan paket umrah setiba di Jeddah

Hubungan Saudi-Qatar memburuk sejak awal Juni 2017.

Perdana Menteri Bahrain Pangeran Khalifah bin Salman al-Khalifah. (Eye of Riyadh)

Perdana menteri Bahrain ucapkan salam Ramadan kepada emir Qatar

UEA kemarin melepaskan sebuah kapal angkatan laut Qatar dan empat pelautnya setelah ditahan sepekan sebelumnya.

Gambar wajah Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad ats-Tsani di Ibu Kota Doha, Qatar. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Blokade Qatar berlanjut tahun ini

UEA bareng Arab Saudi, Bahrain, dan Mesir memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar sejak 5 Juni 2017.

Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad ats-Tsani. (tamimhkalthani.com)

Emir Qatar tidak hadiri KTT Dewan Kerjasama Teluk

Dia mengutus menteri negara urusan luar negeri. Sedangkan lima anggota GCC lainnya - Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait, Bahrain, dan Oman - diwakili rajanya masing-masing.





comments powered by Disqus