kabar

Kuwait bulan ini berhentikan ratusan guru asing

Kuwait menargetkan pada 2022 semua sektor pemerintah diisi oleh warga negaranya sendiri.

01 Maret 2018 20:09

Kementerian Pendidikan Kuwait bulan ini akan memberhentikan ratusan guru asing bekerja di negara itu.

Mengutip beberapa sumber di Kementerian Pendidikan, Kuwait Times melaporkan ekspatriat akan dipecat itu termasuk para pengawas dan kepala departemen sudah bekerja di Kuwait selama 34 tahun. Guru-guru asal Suriah tadinya dikecualikan akan termasuk dalam ratusan guru asing bakal dipecat.

Sumber-sumber itu mengungkapkan guru-guru asing akan diberhentikan tersebut kebanyakan mengajar agama Islam, komputer, sains, ilmu sosial, matematika, bahasa Arab, dan bahasa Inggris.

Kuwait memang tengah melaksanakan kebijakan nasionalisasi hingga 25 persen di sektor pendidikan tiap tahun. Namun tidak diketahui secara pasti berapa jumlah guru asing dipecat saban tahun.

Kementerian Keuangan Kuwait memang sudah meinta semua kementerian dan lembaga pemerintah untuk mengurangi jumlah ekspatriat di institusi mereka. Semua kementerian dan lembaga pemerintah sudah diminta menyerahkan daftar ekspatriat bakal diberhentikan pada tahun anggaran mendatang, dimulai saban 1 April.

Kuwait menargetkan pada 2022 semua sektor pemerintah diisi oleh warga negaranya sendiri.

Seorang perempuan tua menjunjung dua kotak makanan seusai mencoblos dalam referendum di Mesir pada 20 April 2019. (Twitter)

Rakyat Mesir setuju Presiden Sisi menjabat hingga 2030

Sejak terpilih sebagai presiden pada 2014, Sisi telah menahan 60 ribu aktivis.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bareng istri (Sara) dan dua putranya, Yair dan Yoav, pelesiran ke Dataran Tinggi Golan pada 23 April 2019. (Twitter/@netanyahu)

Netanyahu sekeluarga pelesiran ke Golan

Israel akan membangun permukiman baru Yahudi di Golan, diberi nama permukiman Donald Trump.

Arab Saudi (Wikipedia)

Arab Saudi pancung 37 warganya

Bahkan salah satu yang telah dieksekusi disalib di depan umum.

Ribuan demosntran berunjuk rasa di luar istana Presiden Sudan Umar al-Basyir sejak Sabtu, 6 April 2019. (CNN)

Mantan Presiden Basyir huni sel berpenyejuk udara

Basyir ditangkap dan bakal diadili dengan dakwaan kasus pencucian uang setelah aparat intelijen militer menemukan fulus lebih dari Rp 98 miliar dari kediamannya di Khartum.





comments powered by Disqus