kabar

Irak perintahkan sita aset milik Saddam dan semua kroninya

Rumah Tariq Aziz di Ibu Kota Baghdad sudah dicaplok oleh Ammar al-Hakim, politikus Syiah kenamaan.

05 Maret 2018 21:22

Pemerintah Irak hari ini memerintahkan penyitaan semua aset milik mendiang Presiden Saddam Husain dan lebih dari 4.200 pejabat di era Saddam.

Daftar berisi para pejabat dalam rezim Saddam itu dibuat oleh sebuah lembaga khusus. Daftar itu juga memuat para mantan petinggi Partai Baath dan keluarga mereka.

Nama Saddam berada di puncak daftar. Juga terdapat nama anak-anaknya, cucu, dan kerabatnya.

Setelah invasi Amerika Serikat menumbangkan rezim Saddam pada 2003, properti kepunyaan Saddam dan kroni-kroninya dikuasai oleh para pemimpin baru Irak, perwira militer, dan beragam milisi.

Di antara yang mesti disita asetnya adalah milik Ali Hasan al-Majid, keponakan Saddam tersohor dengan julukan Ali Kimia. Dia digantung pada 2010 karena memerintahkan memburuh ribuan orang Kurdi menggunakan gas kimia.

Tariq Aziz, menteri luar negeri di pemerintahan Saddam, juga masuk dalam daftar pejabat mesti dirampas hartanya oleh negara. Divonis hukuman mati pada 2013, Aziz, satu-satunya orang Kristen dalam lingkarang dekat Saddam, meninggal dua tahun kemudian dalam penjara.

Ziad, putra dari Tariq Aziz, mengecam daftar tersebut. Dia menilai itu sekadar akal-akalan pemerintah untuk memenangkan pemilihan legislatif pada 12 Mei mendatang.

Ziad membantah keluarganya masih mempunyai harta bekas peninggalan ayahnya. Dia menjelaskan rumah ayahnya di Ibu Kota Baghdad sudah dicaplok oleh Ammar al-Hakim, politikus Syiah kenamaan.

Pangeran Fahad bin Sultan bin Abdul Aziz dari Arab Saudi menghadiahkan Kalashnikov dan peluru emas kepada Perdana Menteri Pakistan Imran Khan saat berkunjung ke Islamabad pada 15 Januari 2019. (Twitter)

Pangeran Arab Saudi hadiahkan perdana menteri Pakistan Kalashnikov emas

Imran berhasil mendapatkan bantuan US$ 3 miliar buat cadangan devisa dan pinjaman US$ 3 miliar untuk impor minyak.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman dan CEO SoftBank Group Masayoshi Son usai penandatanganan nota kesepahaman di Kota New York, Amerika Serikat, 27 Maret 2018, buat membangun pembangkit listrik tenaga surya terbesar di dunia. (Al-Arabiya/Supplied)

Lima pangeran Arab Saudi masih dilarang ke luar negeri

Bin Salman masih menyekap ibunya, Fahda al-Hathlin, dalam penjara bawah tanah di istana milik abangnya.

Milisi Asy-Syabab menyerbu Hotel Dusit di Ibu Kota Nairobi, Kenya. (Nairobi News)

Asy-Syabab serbu hotel mewah di Nairobi

Penyerang berjumlah empat orang.

Perempuan Arab Saudi mengendarai sepeda motor. (Arab News/Supplied)

1.600 warga Arab Saudi jalani operasi ganti kelamin

Kebanyakan adalah perempuan ingin menjadi lelaki.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Pangeran Arab Saudi hadiahkan perdana menteri Pakistan Kalashnikov emas

Imran berhasil mendapatkan bantuan US$ 3 miliar buat cadangan devisa dan pinjaman US$ 3 miliar untuk impor minyak.

18 Januari 2019

TERSOHOR