kabar

Putera mahkota Arab Saudi kunjungi Katedral Koptik di Kairo

Pangeran Muhammad bin Salman memuji Al-Azhar sebagai salah satu pilar dalam menyebarluaskan ajaran Islam moderat.

06 Maret 2018 01:55

Dalam lawatannya ke Mesir, Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman kemarin melakoni kunjungan bersejarah ke Katedral Koptik Santo Markus di Ibu Kota kairo.

Anak Raja Salman bin Abdul Aziz ini diterima oleh Paus Tawadros II, pemimpin Kristen Koptik.

Kunjungan ke gereja Koptik itu dilakukan setelah di hari sama menemui Imam Besar Al-Azhar Syekh Ahmad at-Tayyib. Dalam pertemuan ini, Pangeran Muhammad bin Salman memuji Al-Azhar sebagai salah satu pilar dalam menyebarluaskan ajaran Islam moderat.

Pangeran Muhammad bin Salman bareng Presiden Mesir Abdil Fattah as-Sisi hari ini dijadwalkan mengunjungi Masjid Al-Azhar, telah selesai direnovasi atas bantuan negara Kabah itu.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman saat mengunjungi Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, 12 Februari 2019. (Twitter)

Putera mahkota Saudi tiba di Jakarta Senin sore

Ini bakal menjadi lawatan luar negeri pertama Bin Salman setelah citra Saudi dan dirinya ternoda akibat pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi.

Putera Mahkota Arab Saudi bin Salman saat berada di atap Kabah pada 12 Februari 2019. (Twitter)

Anak Raja Salman dikecam karena naik ke atap Kabah

Ratusan aparat keamanan mengelilingi Kabah dan hanya menyisakan dua jalur bagi jamaah buat bertawaf.

Putera Mahkota Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz keluar dari dalam Kabah pada 12 Februari 2019. (Twitter)

Lawatan anak Raja Salman ke Indonesia terkesan dirahasiakan

Berbeda dengan lawatan sang ayah, Raja Salman. Gembar gembornya sudah terdengar sebulan sebelumnya

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman saat mengunjungi Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Bandar al-Galud)

Putera mahkota Arab Saudi akan kunjungi Indonesia

Turki, CIA, dan Senat Amerika meyakini Bin Salman sebagai dalang pembunuhan Khashoggi.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

tkw suriah

KJRI Jeddah berhasil dapatkan uang diyat bagi keluarga warga Indonesia dibunuh

Pihak majikan sepakat untuk memenuhi hak korban senilai 200 ribu riyal, meliput uang diyat syari sebesar 55 ribu riyal, sisa gaji almarhumah belum dibayar 32.400 riyal, dan santunan senilai 112.600 riyal.

15 Februari 2019

TERSOHOR