kabar

Para pejabat tinggi Arab Saudi dan Israel bertemu secara rahasia di Kairo

Negara Kabah tidak lagi memandang negeri Zionis itu sebagai musuh terbesar di Timur Tengah.

10 Maret 2018 11:54

Para pejabat tinggi Arab Saudi dan Israel pekan lalu melakukan serangkaian pertemuan rahasia di Ibu Kota Kairo, Mesir.

Seorang pejabat Palestina menolak ditulis namanya kemarin mengungkapkan pertemuan itu berlangsung di sebuah hotel mewah dan dihadiri para pejabat mesir sebagai mediator. Dia menambahkan pertemuan ini membahas beragam isu, termasuk soal kepentingan ekonomi Arab Saudi, Israel, dan Mesir, terutama di kawasan Laut Merah.

Dia menilai pertemuan antara para petinggi dari negara Kabah dengan negara Zionis itu sebagai perkembangan penting dari kian mencairnya hubungan kedua negara.

"Makin hangatnya hubungan Israel dan Arab Saudi merusak Palestina," kata pejabat Palestina itu kepada Al-Khaleej Times. "Kelihatannya Israel tidak lagi dipandang oleh Saudi sebagai musuh terbesar di kawasan."

Salah satu isyarat kian dekatnya Saudi dengan Israel adalah maskapai Air India tujuan Israel diberi izin melewati wilayah udara Saudi.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman bersama rombongan pada September tahun lalu dikabarkan berkunjung ke Israel.   

Seorang pemberontak menginjak poster Qaddafi di depan gerbang Bab al-Aziziyah, kompleks kediaman pemimpin Libya Muammar Qaddafi, di Ibu Kota Tripoli pada September 2011. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Perebutan Tripoli tewaskan 278 orang

Situasi keamanan di Libya terus memburuk setelah rezim Muammar al-Qaddafi tumbang pada 2011.

Upacara peletakan batu pertama pembangunan kuil Hindu perdana di Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, 20 April 2019. (Gulf Business)

Kuil Hindu pertama dibangun di Abu Dhabi

Ini juga bakal menjadi kuil Hindu perdana di Timur Tengah.

Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum, Emir Dubai sekaligus Wakil Presiden dan Perdana Menteri Uni Emirat Arab. (Arabian Business)

UEA bentuk Kementerian Kemungkinan pertama di dunia

Tiga tahun lalu, UEA membentuk Kementerian Kebahagiaan dan Kementerian Toleransi, juga pertama di dunia.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan penguasa Oman Sultan Qabus bin Said di Muskat, 26 Oktober 2018. (Courtesy)

Netanyahu targetkan buka hubungan diplomatik dengan Arab Saudi tahun depan

Banyak negara Arab ingin bekerjasama dengan Israel dalam sektor keamanan dan pertahanan.





comments powered by Disqus