kabar

Penulis kaligrafi di kain penutup Kabah

Syaqdar memperkenalkan gagasan untuk menggunakan komputer dalam mencetak kaligrafi.

11 Maret 2018 17:53

Mukhtar Alim Syaqdar adalah penulis kaligrafi resmi untuk kain penutup Kabah atau kiswah. Dia menggantikan pendahulunya, Abdurrahim Bukhari, wafat di umur 90 tahun pada 1996.

Syaqdar bergabung dengan Sekolah Kaligrafi Masjid Al-Haram pada 1978 dan belajar menulis kaligrafi selama dua tahun. Ketika itu, dia masih kelas empat sekolah dasar.

Setelah memperoleh gelar sarjana di jurusan pendidikan seni, Syaqdar mengajar kaligrafi di berbagai kampus, termasuk Universitas Ummul Qura di Kota Makkah.

Dia pemegang gelar magister kaligrafi dan kini mengajar Al-Quran di Masjid Al-Haram. Dia dikenal sebagai master kaligrafi Arab di Makkah.

Syaqdar mulai bergabung di pabrik pembuatan kiswah pada 2003. Dia memperkenalkan gagasan untuk menggunakan komputer dalam mencetak kaligrafi.

Dia bilang semua seni kaligrafi terdapat di kiswah saat ini merupakan karya mendiang Bukhari. "Saya hanya membikin perubahan sedikit dan menulis nama Raja Abdullah dan Raja Salman," kata Syaqdar. "Saya juga menambahkan beberapa seni kaligrafi ke sejumlah bagian dari kiswah."

Sebagian orang mengira teks Quran di kiswah ditulis ulang saban tahun, padahal pabrik sudah memiliki cetakannya.

Ada beberapa tahapan dalan mencetak kaligrafi di kiswah. Pertama, teks kaligrafi ditulis di sehelaai kertas, kemudian diproses menggunakan komputer. Teks telah diproses dicetak di atas kertas transparan, dibuat untuk membikin cetakan.

Cetakan kaligrafi itulah dikirim ke bagian penjahitan dan tulisan kaligrafi dalam cetakan itu dijahit menggunakan benang emas dan perak.

Syekh Bandar Abdul Aziz Balila, imam Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Twitter)

Arab Saudi tangkap satu lagi imam Masjid Al-Haram

Alhasil, sudah dua imam Masjid Al-Haram ditahan setelah Syekh Dr. Saleh bin Muhammad at-Talib dibekuk bulan lalu.

Imam Masjid Al-Haram Syekh Faisal bin Jamil al-Ghazawi. (Twitter)

Satu lagi imam Masjid Al-Haram dilarang berdakwah

Sudah dua imam Masjid Al-Haram dilarang berdakwah dan satu lagi ditahan.

Syekh Khalid bin Ali al-Ghamdi, salah satu imam Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Twitter)

Arab Saudi larang imam Masjid Al-Haram berdakwah

Arab Saudi bulan lalu menangkap Syekh Dr. Saleh bin Muhammad at-Talib, juga salah satu imam Masjid Al-Haram.

Syekh Dr. Saleh bin Muhammad at-Talib, imam Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Twitter)

MUI kutuk penangkapan imam Masjid Al-Haram

"Tidak sedikit ulama atau tokoh menghindar untuk menyuarakan kebenaran ini karena takut menerima risiko," ujar Muhyiddin.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Senat Amerika sepakat anak Raja Salman terlibat pembunuhan Khashoggi

Senat juga mengesahkan resolusi meminta Amerika menghentikan keterlibatannya dalam Perang Yaman dimotori Arab Saudi dan Uni Emirat Arab.

14 Desember 2018

TERSOHOR