kabar

Israel janjikan hadiah Rp 8 juta buat satu serigala dibunuh

Perburuan serigala di Israel pertama kali dilakukan pada 1998.

15 Maret 2018 09:32

Kementerian Pertanian dan Pembangunan Desa Israel menjanjikan kepada para petani hadiah untuk tiap satu serigala mereka bunuh.

Besaran hadiah itu adalah dua ribu shekel (Rp 8 juta) bagi serigala dewasa dan 500 shekel untuk anak serigala (Rp 2 juta).

Program perburuan serigala ini diluncurkan dua pekan lalu untuk melindungi domba dan hewan ternak lainnya.

Badan Lingkungan dan Hutan Lindung Israel bilang program itu bukan hal baru. Perburuan atas serigala dilaksanakan pada 1998 setelah binatang buas dalam jumlah banyak tewas diracun petani. Para petani meracuni hewan liar karena ternak mereka terancam.

Menurut ahli ekologi Dr Amir Dolev, hadiah itu membuat para petani bisa membayar pemburu profesional untuk menembak mati serigala.

Namun Profesor Eli Gefen dari Universitas Tel Aviv menilai proyek buru serigala itu berbahaya dan dapat mengancam populasi serigala di Israel.

 

 

Seorang perempuan tua menjunjung dua kotak makanan seusai mencoblos dalam referendum di Mesir pada 20 April 2019. (Twitter)

Rakyat Mesir setuju Presiden Sisi menjabat hingga 2030

Sejak terpilih sebagai presiden pada 2014, Sisi telah menahan 60 ribu aktivis.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bareng istri (Sara) dan dua putranya, Yair dan Yoav, pelesiran ke Dataran Tinggi Golan pada 23 April 2019. (Twitter/@netanyahu)

Netanyahu sekeluarga pelesiran ke Golan

Israel akan membangun permukiman baru Yahudi di Golan, diberi nama permukiman Donald Trump.

Arab Saudi (Wikipedia)

Arab Saudi pancung 37 warganya

Bahkan salah satu yang telah dieksekusi disalib di depan umum.

Ribuan demosntran berunjuk rasa di luar istana Presiden Sudan Umar al-Basyir sejak Sabtu, 6 April 2019. (CNN)

Mantan Presiden Basyir huni sel berpenyejuk udara

Basyir ditangkap dan bakal diadili dengan dakwaan kasus pencucian uang setelah aparat intelijen militer menemukan fulus lebih dari Rp 98 miliar dari kediamannya di Khartum.





comments powered by Disqus