kabar

Hakim Prancis perintahkan tangkap anak Raja Salman

Puteri Hassa binti Salman menyuruh pengawalnya menyiksa tukang ledeng karena memotret saat bekerja di apartemennya di Paris.

21 Maret 2018 07:20

Seorang hakim di Prancis telah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Puteri Hassa binti Salman dari Arab Saudi.

Seorang sumber mengetahui kasus ini mengungkapkan surat perintah penangkapan atas nama anak perempuan dari Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz sekaligus saudara tiri dari Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman itu sudah diterbitkan sejak Desember tahun lalu, namun baru ditulis media Prancis pekan lalu.

Perintah penangkapan itu dikeluarkan lantaran Puteri Hassa memerintahkan pengawalnya menyiksa tukang ledeng bekerja di apartemennya di Ibu Kota Paris. Seperti kebanyakan anggota keluarga kerajaan Arab Saudi lainnya, Puteri Hassa juga memiliki properti di negara Mode itu.

Kejadian ini berlangsung hampir 18 bulan lalu di apartemen kepunyaan Puteri Hassa, beralamt di kawasan elite Avenue Fch di 16th Arrondissement. Tukang ledeng itu diduga mengambil sebuah atau beberapa gambar menggunakan telepon selulernya, sehingga dia bisa mengembalikan posisi furnitur ke tempat semula sebelum dia mulai bekerja.

Dalam keterangannya kepada polisi seperti dilansir majalah Le Point, tukang ledeng ini bilang Puteri Hassa memergoki dirinya memotret dan dia berteriak memanggil pengawalnya. Sang pengawal datang lantas memaki tukang ledeng nahas itu, "Anjing ini harus dibunuh. Dia tidak pantas hidup."

Pengawal Puteri Hassa lalu menyerang tukang ledeng tidak disebutkan identitasnya ini. Dia memukul kepala korban. Kedua tangannya diikat ke belakang dan dia disuruh berlutut untuk mencium kaki Puteri Hassa.

Tukang ledeng itu baru dibolehkan meninggalkan apartemen Puteri Hassa beberapa jam kemudian, namun peralatan kerjanya dirampas. Luka bekas siksaan masih terlihat di wajah dan tubuh tukang ledeng ketika polisi meminta keterangannya.

Polisi menyelidiki kasus ini sebulan setelah kejadian. Pengawal Puteri Hassa dituduh melakukan kekerasan dengan menggunakan senjata, mengikat korban, mencuri, dan mengancam membunuh.

Elie Hatem, pengacara Puteri Hassa, bilang kepada surat kabar Le Parisien, kliennya meyakini tukang ledeng tersebut memotret dan foto-fotonya akan dijual ke media. Dia menambahkan Puteri Hassa berusaha merampas telepon seluler milik tukang ledeng itu saat pengawalnya tiba.

Sehabis peristiwa itu, Puteri Hassa pulang ke Arab Saudi. Seorang kerabatnya mengungkapkan dia langsung dikenai tahanan rumah oleh Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman.

Puteri Hassa tidak lagi menghadiri acara-acara keluarga atau muncul di depan umum. Dia hanya diizinkan datang ke pemakaman seorang anggota keluarga pekan lalu.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Raja Salman murka karena putera mahkota tidak hadiri sidang kabinet

Bin Salman juga tidak ada dalam pertemuan dengan para pejabat tinggi dan tamu negara.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Arab News)

Raja Salman perintahkan cabut pembekuan rekening milik semua putra mendiang Raja Abdullah

Kebanyakan pangeran ditangkap berasal dari keluarga berpengaruh, yakni mendiang Raja Abdullah bin Abdul Aziz, mendiang Raja Fahad bin Abdul Aziz, dan mendiang Pangeran Talal bin Abdul Aziz.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz bersama mediator asal Qatar Syekh Abdullah bin Ali ats-Tsani. (Al-Arabiya)

Raja Salman berseteru dengan anaknya

Bin Salman juga tidak tampak dalam rombongan menyambut kepulangan Raja Salman dari Mesir di bandar udara di Ibu Kota Riyadh.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Arabian Business)

Kesehatan Raja Salman mencemaskan

Raja Salman juga mengidap sakit punggung dan sakit lutut parah akibat dislokasi sendi.





comments powered by Disqus