kabar

Blokade bikin Qatar lirik Indonesia

"Kunjungan emir Qatar (Syekh Tamim bin Hamad ats-Tsani) ke Indonesia tahun lalu menjadi penanda Qatar mulai memperhatikan Indonesia," kata Basri Sidehabi.

25 Maret 2018 04:15

Pemutusan hubungan diplomatik sekaligus blokade darat, laut, dan udara dilakukan Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, dan Mesir telah membikin Qatar beralih perhatian ke negara lain, termasuk Indonesia. 

Maklum saja, 80 persen dari kebutuhan pangan negara ini dipasok dari Arab Saudi dan UEA. Karena itu, Qatar perlu mencari negara pengganti sebagai pemasok kebutuhan pangannya. 

Dalam seminar mengenai hubungan ekonomi dan politik antara Indonesia dan Qatar, digelar di Ibu Kota Doha kemarin, Duta Besar Indonesia untuk Qatar Muhammad Basri Sidehabi mengakui konflik Qatar dengan Arab Saudi sekawan merupakan saat tepat bagi Indonesia buat merebut perhatian negara Arab supertajir itu, seperti dilaporkan oleh wartawan Albalad.co Faisal Assegaf dari Doha. 

"Kunjungan emir Qatar (Syekh Tamim bin Hamad ats-Tsani) ke Indonesia tahun lalu menjadi penanda Qatar mulai memperhatikan Indonesia," kata Basri Sidehabi dalam sambutan tertulis dibacakan oleh Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Doha Endang Kuswaya. 

Basri Sidehabi menambahkan Indonesia berpeluan untuk memasok kebutuhan makanan dan minuman Qatar. Selain itu, hubungan bilateral kian meningkat dapat mendorong kenaikan investasi Qatar di Indonesia, sebagian dilakukan melalui negara ketiga seperti Singapura. 

Seminar ini juga dihadiri para ekspatriat Indonesia di Qatar. Mereka ada yang bekerja di Qatar Gas, Ooredoo, dan menjadi dosen. 

Para perantau ini antusias menanyakan mengenai situasi situasi politik dan ekonomi dalam negeri menjelang pemilihan presiden tahun depan kepada dua narasumber, yakni pakar politik Profesor Indria Samego dan ahli ekonomi Dr Umar Juoro, sama-sama dari the Habibie Centre.

Indria menjelaskan krisis Teluk ini membuat Indonesia mengadapi situasi dilematis, apakah menjadi peluang atau tantangan. Sebab pemerintah juga harus menjaga hubungan baik dengan Qatar dan negara-negara tetangganya. 

"Kita harus menciptakan hubungan saling ketergantungan dengan Qatar," ujarnya. Dia menambahkan para perantau Indonesia di Qatar juga bisa lebih berperan dalam meningkatkan hubungan kedua negara.

Indria menekankan Indonesia telah memiliki modal kultural untuk mendorong peningkatan hubungan dengan negara-negara Arab termasuk Qatar. Hanya saja pemerintah perlu meningkatkan kualitas profil agar bisa meyakinkan mereka.

Menurut Umar Juoro, perlu trik khusus untuk dapat mendekati negara-negara Arab, termasuk Qatar. Dia mencontohkan Presiden Joko Widodo berhasil melakoni itu dengan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan Emir Qatar Syekh Tamim.

"Kata orang-orang Setneg (Sekretariat Negara), kalau bisa Raja Salman mau tinggal dua bulan di Indonesia," tutur Umar. 

Raja Salman melakukan kunjungan kenegaraan selama tiga hari di Indonesia pada Maret tahun lalu, dilanjutkan dengan berlibur di Bali sembilan hari. 

Syekh Tamim menyusul dengan melakoni lawatan resmi ke Indonesia tujuh bulan kemudian. 

Tiga utusan dari Qatar datang ke Jakarta untuk menyampaikan bantuan bagi korban gempa di Lombok dan Sulawesi Tengah. (Albalad.co/Istimewa)

Qatar janjikan bantuan US$ 5 juta bagi korban gempa di Lombok dan Sulawesi Tengah

Bantuan disalurkan lewat Qatar Fund for Development.

Gambar wajah Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad ats-Tsani di Ibu Kota Doha, Qatar. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Blokade Qatar berlanjut tahun ini

UEA bareng Arab Saudi, Bahrain, dan Mesir memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar sejak 5 Juni 2017.

Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad ats-Tsani. (tamimhkalthani.com)

Emir Qatar tidak hadiri KTT Dewan Kerjasama Teluk

Dia mengutus menteri negara urusan luar negeri. Sedangkan lima anggota GCC lainnya - Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait, Bahrain, dan Oman - diwakili rajanya masing-masing.

Perbatasan darat antara Arab Saudi dan Qatar. Saudi berencana membikin kanal di sepanjang perbatasan untuk memisahkan Qatar dari Semenanjung Arab. (Google Maps)

Arab Saudi akan bikin kanal buat pisahkan Qatar dari Semenanjung Arab

Qatar bakal menjadi negara pulau kalau kanal itu jadi dibikin.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Menteri luar negeri Yaman duduk di sebelah Netanyahu

Mikrofon di meja Netanyahu mati waktu dia ingin berbicara. Al-Yamani lantas memberikan mikroponnya untuk digunakan oleh pemimpin dari negara Zionis itu.

16 Februari 2019

TERSOHOR