kabar

Peluru kendali Al-Hutiyun hantam Riyadh tewaskan satu orang

Namun serangan dilakukan sejak Maret 2015 itu boleh dibilang gagal karena belum mampu menumpas Al-Hutiyun.

27 Maret 2018 10:05

Bertepatan dengan tiga tahun Perang Yaman, milisi Syiah Al-Hutiyun menembakkan tujuh peluru kendali ke arah Arab Saudi pada Sabtu dan Ahad malam lalu.

Juru bicara pasukan koalisi Arab Kolonel Turki al-Maliki menjelaskan tiga peluru kendali ditembakkan dari Yaman itu mengarah ke Ibu Kota Riyadh dan empat lainnya ke kota Khamis Musyait, Najran, dan Jazan. Namun, menurut dia, ketujuh peluru kendali tersebut berhasil dicegat oleh  peluru kendali patriot sehingga meledak di udara.

Namun pecahan peluru kendali itu ada yang jatuh di kompleks permukiman di Riyadh dan menewaskan satu orang serta melukai dua lainnya. Ketiga korban adalah warga Mesir tinggal di Arab Saudi.

Korban tewas bernama Abdul Munthalib Ahmad Husain Ali. "Ledakan roket itu sangat kuat namun Allah Maha Besar," kata Muhammad, abang dari Abdul Munthalib.

Kolonel Turki bilang kemampuan Al-Hutiyun menembakkan peluru kendali sampai ke Riyadh merupakan perkembangan mencemaskan.

Arab Saudi membentuk pasukan koalisi buat menggempur pemberontak Al-Hutiyun di Yaman. Hal ini atas permintaan dari Presiden Yaman Abdu Rabbu Mansur Hadi.

Namun serangan dilakukan sejak Maret 2015 itu boleh dibilang gagal karena belum mampu menumpas Al-Hutiyun. Perang di negara Saba ini malah meluluhlantakkan Yaman dan mengakibatkan lebih dari sepuluh ribu orang terbunuh, jutaan orang kelaparan, anak-anak menderita kekurangan gizi, dan memicu wabah kolera.

Seorang anak penderita kolera di Yaman tengah dirawat. (Al-Jazeera)

Arab Saudi minta para pejabat Yaman tinggalkan hotel paling lambat akhir bulan ini

Selama lima tahun, pemerintah Saudi menanggung akomodasi dan pengeluaran sejumlah pejabat Yaman tinggal di hotel dan apartemen.

Nura, bukan nama sebenarnya, menjadi cacat akibat serangan udara pasukan koalisi Arab Saudi di Yaman pada 2015. (Save the Children)

Milisi Al-Hutiyun sandera dua pilot dan empat tentara Arab Saudi

Perang Yaman ini telah menewaskan lebih dari seratus ribu orang dan menyebabkan jutaan lainnya terbelit kelaparan.

Nura, bukan nama sebenarnya, menjadi cacat akibat serangan udara pasukan koalisi Arab Saudi di Yaman pada 2015. (Save the Children)

Ratusan tentara Saudi tewas di Jizan dalam pertempuran dengan milisi Al-Hutiyun

Bin Salman telah mengisyaratkan menyerah dalam Perang Yaman.

Abdul Malik al-Hutiyun, pemimpin milisi Syiah Al-Hutiyun di Yaman. (yemenobserver.com)

Arab Saudi kewalahan hadapi Al-Hutiyun

Bandar udara di kota Najran, Jizan, dan Abha berkali-kali dihantam peluru kendali dan pesawat nirawak Al-Hutiyun.





comments powered by Disqus