kabar

UNHCR berhasil temukan lima cucu angkat Dato Tahir di Suriah

Mereka sudah kembali ke kampung halaman mereka di Daraa.

16 April 2018 22:00

UNHCR (Komisi Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa Urusan Pengungsi) berhasil menemukan lima cucu angkat Dato Tahir telah kembali ke kampung halaman mereka di Daraa, Suriah.

"Alhamdulillah, kami menemukan mereka hari ini," kata Rim Abdul Hamid, penasihat senior UNHCR urusan kemitraan strategis global, saat dihubungi Albalad.co melalui telepon selulernya hari ini. "Mereka dalam keadaan baik-baik saja."

UNHCR Eminent Advocate Dato Tahir mengaku kecewa tidak bertemu kelima cucu angkatnya - Amani (kini berumur 12 tahun), Manal (10), Malak (8), Muhammad (6), dan Syam (5) - saat berkunjung kamp pengungsi Suriah di Azraq, Yordania, Selasa pekan lalu. Padahal tahun lalu, dia merayakan ulang tahunnya ke-65 bersama mereka dan anak-anak pengungsi Suriah lainnya di kamp Azraq.

Taipan Indonesia pertama dan satu-satunya yang mengunjungi kamp pengungsi Suriah di Yordania ini mendapat laporan dari UNHCR, kelima cucu angkatnya bersama orang tua mereka telah meninggalkan kamp pengungsi sebelum Dato Tahir datang. Dia pun meminta UNHCR segera menemukan keluarga angkatnya itu.

"Saya ingin membelikan mereka rumah kalau memang mereka ingin kembali ke negara mereka (Suriah)," ujar Dato Tahir. Dalam lawatan tahun lalu, lelaki berharta US$ 3,5 miliar (Rp 48 triliun) versi majalah Forbes 2018 ini menjanjikan fulus US$ 200 ribu buat biaya kuliah Amani dan keempat adiknya.

Dato Tahir menegaskan dia ingin bertemu kembali dengan kelima cucu angkatnya itu. Tapi belum diketahui bagaimana pertemuan itu bisa digelar lantaran masalah keamanan di Suriah masih memprihatinkan. Apalagi perbatasan antara Suriah dengan Yordania dan Libanon masih ditutup.     

UNHCR Eminent Advocate Dato Tahir saat berbincang dengan keluarga pengungsi asal Suriah di kamp Azraq, Yordania, 3 April 2017. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Dato Tahir kunjungi kamp pengungsi Suriah lagi

Selain ke Yordania, dia juga akan mengunjungi kamp pengungsi di Libanon.

Bos Mayapada Group Dato Tahir berbincang dengan satu keluarga pengungsi Suriah di kamp Azraq, Yordania, pada 27 Oktober 2016. (KBRI Amman buat Albalad.co)

Dato Tahir berencana tengok pengungsi di Libanon dan Irak

Dia sudah dua kali mengunjungi kamp pengungsi Suriah di Yordania.

UNHCR Eminent Advocate Dato Tahir saat merayakan ulang tahun ke-65 bareng anak-anak kamp pengungsi Suriah di kamp Azraq, Yordania, 3 April 2017. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Dato Tahir ingin melihat langsung kondisi Suriah

UNHCR Eminent Advocate itu sudah dua kali mengunjungi kamp pengungsi Suriah di Yordania.

UNHCR Eminent Advocate Dato Tahir saat berkunjung ke kediaman keluarga Abu Bassam, pengungsi asal Suriah kini tinggal di Irbid, Yordania, pada 2 April 2017. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Senyum Umar Syarif di sisi Dato Tahir

Dato Tahir mengunjungi keluarga Abu Bassam, pengungsi asal Suriah kini tinggal di Irbid, Yordania.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Arab Saudi akan adili ulang kasus derek jatuh di Masjid Al-Haram

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz juga belum menepati janji untuk membayar santunan satu juta riyal bagi keluarga korban meninggal dan 500 ribu riyal kepada kerabat korban cedera.

18 Juli 2018

TERSOHOR