kabar

Perempuan Filipina dipaksa majikannya di Saudi minum cairan pemutih

Bekas luka bakar juga tampak di punggung Agnes.

17 April 2018 12:19

Seorang pembantu rumah tangga asal Filipina dilarikan ke rumah sakit di Arab Saudi setelah dipaksa majikannya minum cairan pemutih pakaian. 

Kementerian Luar Negeri Filipina kemarin bilang Agnes Mancilla sudah menjalani operasi di bagian perut setelah dibawa dalam keadaan tidak sadarkan diri ke rumah sakit di Kota Jizan pada 2 April. 

"Kami bekerjasama erat dengan pihak berwenang di Jizan untuk memastikan keadilan diberikan untuk Agnes Mancilla," kata Kementerian Luar Negeri Filipina melalui keterangan tertulis. 

Agnes masih dirawat dalam kondisi serius namun sudah stabil. Polisi Arab Saudi telah menangkap majikan perempuan. 

Konsul Filipina di Jeddah Edgar Badajos menjelaskan Agnes sudah bekerja untuk majikannya itu sejak 2016. "Dia kerap disiksa oleh majikan perempuan dan gajinya tidak dibayar," ujarnya. 

Bekas luka bakar juga tampak di punggung Agnes. 

Pemerintah dan rakyat Filipina sebelumnya murka dengan pembunuhan pembantu Filipina di Kuwait. Oleh majikannya, mayat perempuan nahas itu disimpan dalam kulkas. 

Kasus ini membuat Presiden Filipina Rodrigo Duterte menghentikan pengiriman tenaga kerja ke Kuwait. Dia juga mengklaim pembantu Filipina bekerja di Timur Tengah sering diperkosa. 

 

 

Mantan Presiden Mesir Muhmmad Mursi. (MidEast Posts)

Mantan Presiden Muhammad Mursi meninggal di ruang sidang

Baru lima menit memberikan keterangan melalui kandang kaca, tempat semua terdakwa berada saat disidang, Mursi pingsan.

Ribuan demosntran berunjuk rasa di luar istana Presiden Sudan Umar al-Basyir sejak Sabtu, 6 April 2019. (CNN)

Mantan Presiden Umar al-Basyir didakwa korupsi

Dia berjalan dengan wajah cemberut setelah jaksa membacakan dakwaan.

Dua dan Dalal, kakak adik asal Arab Saudi kabur ke Turki. (Twitter)

Detained in Dubai upayakan dua gadis Saudi kabur dapat suaka

"Ayah saya telah mengambil paspor dan kartu identitas kami," kata Dua. "Dia sedang mencari kami sekarang. Kami dalam bahaya."

Rute perjalanan sebuah jet pribadi membawa para pejabat Uni Emirat Arab dan Israel pada 17 Januari 2019 terbang langsung dari Abu Dhabi ke Tel Aviv. (Flight Radar 24)

UEA bayar pengusaha untuk mata-matai pemerintahan Trump

Beberapa sumber mengungkapkan Rasyid berada di bawah perintah direktur badan intelijen UEA Ali asy-Syamsi.





comments powered by Disqus