kabar

Aplikasi pesan bikinan Iran punya emoji 'mampus Amerika'

Walau Iran melarang penggunaan Twitter, Khamenei dan pejabat pemerintah tetap menggunakan media sosial itu.

27 April 2018 10:29

Pemerintah Iran telah meluncurkan palikasi pesan untuk menyaingi Telegram. Aplikasi memiliki emoji 'mampu Amerika' ini diberi nama Soroush.

Sekitar 50 juta warga Iran kini menjadi pengguna Telegram, media sosial diyakini sebagai penggerak demonstrasi antipemerintah selama Desember tahun lalu sampai Januari tahun ini.

Soroush dilengkapi beragam emoji perempuan mengenakan chador - pakaian khas perempuan muslimah di Iran dan emoji-emoji mengutuk Amerika Serikat, Israel, serta Amerika dan Freemasonry.

Soroush mengklaim sudah mempunyai lima juta pengguna. Mereka bisa berbagi kabar dan melakukan bisnis secara online. Juga ada fitur pengguna Telegram dapat memindahkan akun mereka ke Soroush.

Pemimpin Agung Iran Ali Khamenei pekan lalu sudah menutup akun Instragramnya. "Ini sejalan dengan perlindungan kepentingan nasional dan menghapus monopoli aplikasi pesan Teegram," kata Khamenei.

Media pemerintah melaporkan pemerintah Iran telah melarang ssemua lembaga pemerintah untuk menggunakan aplikasi pesan buatan asing.

Meski begitu IRGC (Korps Garda Revolusi Iran) masih menggunakan Telegram. Brigade Quds, pasukan elite dalam IRGC juga mengumumkan melalui Telegram sebuah sayembara untuk bergabung dengan Souroush.

Walau Iran melarang penggunaan Twitter, Khamenei dan pejabat pemerintah tetap menggunakan media sosial itu. Banyak rakyat Iran memakai Twitter dan media sosial dilarang lainnya menggunakan VPN (Jaringan Privat Virtual).

Ketika unjuk rasa besar-besaran meletup Desember tahun lalu, memprotes wabah korupsi dan tingginya angka pengangguran, para pengguna Telegram di Iran membagikan foto-foto demonstrasi, termasuk gambar seorang perempuan Iran melepas jilbabnya di tempat umum.

Dua dan Dalal, kakak adik asal Arab Saudi kabur ke Turki. (Twitter)

Detained in Dubai upayakan dua gadis Saudi kabur dapat suaka

"Ayah saya telah mengambil paspor dan kartu identitas kami," kata Dua. "Dia sedang mencari kami sekarang. Kami dalam bahaya."

Rute perjalanan sebuah jet pribadi membawa para pejabat Uni Emirat Arab dan Israel pada 17 Januari 2019 terbang langsung dari Abu Dhabi ke Tel Aviv. (Flight Radar 24)

UEA bayar pengusaha untuk mata-matai pemerintahan Trump

Beberapa sumber mengungkapkan Rasyid berada di bawah perintah direktur badan intelijen UEA Ali asy-Syamsi.

Dua dan Dalal, kakak adik asal Arab Saudi kabur ke Turki. (Twitter)

Twitter tutup akun milik dua gadis Arab Saudi kabur ke Turki

Detained in Dubai berkampanye untuk keselamatan Dua dan Dalal.

Kerusakan di terminal kedatangan Bandar Udara Internasional Abha di Arab Saudi akibat serangan roket oleh milisi Al-Hutiyun di Yaman. (SPA)

Roket Al-Hutiyun hantam bandar udara di Saudi lukai 26 orang

Serangan ini mengakibatkan 26 orang luka, termasuk tiga perempuan dari Yaman, Saudi, dan India, serta dua anak Saudi.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Detained in Dubai upayakan dua gadis Saudi kabur dapat suaka

"Ayah saya telah mengambil paspor dan kartu identitas kami," kata Dua. "Dia sedang mencari kami sekarang. Kami dalam bahaya."

16 Juni 2019

TERSOHOR