kabar

Arab Saudi adili dua agen Mossad

Mereka dikenai sejumlah dakwaan, termasuk merencanakan serangan teror saat pelaksanaan haji pada 2014 dan mendukung milisi ISIS.

01 Mei 2018 08:08

Pengadilan Pidana Khusus di Arab Saudi telah mulai mengadili dua warga Yordania diduga menjadi agen Mossad (dinas rahasia luar negeri Israel), seperti dilansir Al-Arabiya kemarin.

Namun tidak disebutkan di mana dan kapan proses peradilan itu dilakukan.

Pengadilan menyebutkan kedua mata-mata negara Zionis itu bertugas di Arab Saudi. Mereka dikenai sejumlah dakwaan, termasuk merencanakan serangan teror saat pelaksanaan haji pada 2014 dan mendukung milisi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah).

Ini kali pertama Arab Saudi mengadili terdakwa dituding sebagai intel Mossad.

Arab Saudi dan Israel memang tidak memiliki hubungan diplomatik, namun kedua negara ini dikabarkan telah menjalin kerjasama rahasia di bidang keamanan, intelijen, dan ekonomi.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Israel girang Arab Saudi sebut Iran negara sponsor terorisme

Arab Saudi bareng Israel dan Amerika menuding pencabutan embargo senjata akan membuatIran menciptakan ketidakstabilan di Timur Tengah dengan mempersenjatai milisi-milisi binaannya.

Manuskrip Al-Quran diklaim tertua sejagat ditemukan Juli 2015 di perpustakaan Universitas Birmingham. Inggris. (University of Birmingham)

Arab Saudi terjemahkan Al-Quran ke dalam bahasa Ibrani

Empat kekeliruan serius lainnya adalah menghapus nama Nabi Muhammad.

Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan. (Saudi Gazette)

Saudi larang pemegang paspor Israel berkunjung

Dia menambahkan Saudi dapat mengubah kebijakannya kalau perdamaian antara Palestina dan Israel sudah tercapai.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Israel izinkan warganya kunjungi Arab Saudi

Seorang wartawan dari stasiun televisi Israel, i24 News, bulan ini membuat laporan langsung dari Kota Jeddah.





comments powered by Disqus