kabar

Arab Saudi adili dua agen Mossad

Mereka dikenai sejumlah dakwaan, termasuk merencanakan serangan teror saat pelaksanaan haji pada 2014 dan mendukung milisi ISIS.

01 Mei 2018 08:08

Pengadilan Pidana Khusus di Arab Saudi telah mulai mengadili dua warga Yordania diduga menjadi agen Mossad (dinas rahasia luar negeri Israel), seperti dilansir Al-Arabiya kemarin.

Namun tidak disebutkan di mana dan kapan proses peradilan itu dilakukan.

Pengadilan menyebutkan kedua mata-mata negara Zionis itu bertugas di Arab Saudi. Mereka dikenai sejumlah dakwaan, termasuk merencanakan serangan teror saat pelaksanaan haji pada 2014 dan mendukung milisi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah).

Ini kali pertama Arab Saudi mengadili terdakwa dituding sebagai intel Mossad.

Arab Saudi dan Israel memang tidak memiliki hubungan diplomatik, namun kedua negara ini dikabarkan telah menjalin kerjasama rahasia di bidang keamanan, intelijen, dan ekonomi.

Seorang lelaki Israel mengibarkan bendera Arab Saudi di Yerusalem pada 22 Agustus 2019. (Screengrab)

Lelaki Israel kibarkan bendera Arab Saudi di Yerusalem

Dia menyebut tindakannya itu sebagai perayaan atas terwujudnya perdamaian antara kedua negara.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Direktur Mossad Yossi Cohen. (Chaim Tzach/GPO)

Bos Mossad bertemu kepala intelijen Arab Saudi, UEA, dan Mesir

Keempat negara sepaham Turki lebih mengancam ketimbang Iran.

Kubah Besi, sistem pertahanan antipeluru kendali bikinan Israel. (Jewish Virtual Library)

Arab Saudi beli sistem pertahanan antipeluru kendali bikinan Israel

Seorang mantan pejabat militer senior Israel mengungkapkan dia baru-baru ini mengadakan pertemuan rahasia dengan dua pangeran Arab Saudi. Kedua pangeran ini menyatakan Israel bukan lagi musuh bagi Saudi.





comments powered by Disqus