kabar

Pelempar sepatu ke arah presiden Amerika ikut pemilihan parlemen Irak

Seorang pengusaha Arab Saudi dikabarkan tertarik membeli kedua sepatu Zaidi dilempar ke arah Bush seharga US$ 10 juta.

03 Mei 2018 01:27

Wartawan Irak terkenal ke seluruh dunia lantaran melempar sepasang sepatunya ke arah Presiden Amerika Serikat George Walker Bush telah mengumumkan iut pemilihan umum parlemen Irak digelar pada 12 Mei ini.

Muntazhar az-Zaidi melempar kedua sepatunya saat Presiden Bush dan Perdana Menteri Irak Nur al-Maliki tengah mengadakan jumpa pers bareng di Ibu Kota Baghdad. Kejadiannya pada 14 Desember 2008.

"Ini sebuah ciuman selamat tinggal dari rakyat Irak, anjing kamu," kata Zaidi seraya melempar sepatunya ke arah Bush. "Ini untuk para janda, yatim piatu, dan semua orang terbunuh di Irak."

Zaidi maju sebagai calon anggota parlemen melalui Aliansi Sairun, dipimpin oleh ulama Syiah Muqtada as-Sadr dan disokong Partai Komunis Irak.

Setelah insiden itu, wartawan stasiun televisi Al-Bagdadiya ditangkap dan akhirnya dipenjara. Dia dibebaskan sembilan bulan kemudian lantaran berkelakuan baik. Zaidi lalu meninggalkan Irak dan baru pulang pada 2011. Dia kemudian bekerja untuk sebuah stasiun televisi asal Libanon.

Dia sekarang menjalankan Yayasan Zaidi, dibikin untuk membantu anak-anak kehilangan rang tua mereka selama penjajahan Amerika.

Dalam beragam komentarnya melalui Twitter, Zaidi berjanji memberantas korupsi di Irak. "Wahai partai-partai bandit, sektarianisme, dan korup, kami telah datang dan tujuan kami menghancurkan kalian."

Kasus pelemparan sepatu ke arah Bush ini menjadikan Zaidi simbol perlawanan rakyat Irak terhadap pendudukan Amerika. Di Tikrit, kampung halaman mendiang Presiden Irak Saddam Husain, warga setempat membangun monumen sepatu terbuat dari perunggu buat mengenang peristiwa itu.

Seorang pengusaha Arab Saudi dikabarkan tertarik membeli kedua sepatu Zaidi dilempar ke arah Bush seharga US$ 10 juta.

Razaman Baidan, produsen sepatu itu, langsung kebanjiran pesanan. Dalam sepekan, 300 ribu pasang sepatu terjual.

Zaidi juga kebanjiran tawaran menikah dan hadiah. Buku dan sejumlah permainan video mengabadikan peristiwa pelemparan sepasang sepatu ke arah Bush itu.

Sebuah jajak pendapat dibuat oleh situs the 1001 Iraqi Thoughts dan dilansir Selasa lalu, menunjukkan Aliansi Sairun bakal memperoleh kursi terbanyak kedua di parlemen setelah Koalisi Nasr dikomandoi oleh Perdana Menteri Haidar al-Abadi.

Seorang lelaki Israel mengibarkan bendera Arab Saudi di Yerusalem pada 22 Agustus 2019. (Screengrab)

Lelaki Israel kibarkan bendera Arab Saudi di Yerusalem

Dia menyebut tindakannya itu sebagai perayaan atas terwujudnya perdamaian antara kedua negara.

Suasana jamaah bertawaf di Kabah pada Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Bumi kian panas, berhaji pada 2047-2052 berbahaya bagi kesehatan

Musim panas di Arab Saudi berlangsung saban Mei hingga Agustus.

Kota Istanbul, Turki. (thstregisistanbul.com)

Pelancong perempuan asal Arab Saudi diculik di Istanbul

gerombolan bersenjata menembak dan merampok barang-barang milik sekumpulan turis Arab Saudi sedang duduk di sebuah kafe di Istanbul Sabtu minggu lalu.

Pangeran Turki bin Abdullah bin Abdul Aziz. (Flickr)

Pangeran Arab Saudi berusaha bunuh diri dalam penjara

Putra dari mendiang Raja Abdullah bin Abdul Aziz itu termasuk dalam lusinan pangeran, konglomerat, dan pejabat ditangkap atas tuduhan korupsi sejak dua tahun lalu.





comments powered by Disqus