kabar

Menteri agama minta jamaah Indonesia patuhi larangan berziarah di Makkah

Larangan berlaku tanpa batas waktu sejak 19 April. Siapa saja melanggar dikenai denda lima ribu riyal.

09 Mei 2018 14:43

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meminta seluruh jamaah umrah asal Indonesia menghormati sekaligus mematuhi larangan berziarah ke lokasi-lokasi bersejarah di Makkah, Arab Saudi.

Kementerian Haji Arab Saudi telah memberlakukan larangan berziarah ke 30 lokasi di sekitar Makkah, termasuk Jabal Nur, sejak 19 April lalu. Larangan tanpa batas waktu ini diterapkan untuk mencegah perbuatan bidah dan syirik. Siapa saja melanggar, bakal didenda lima ribu riyal.

"Karena kita berada di negara orang, tentu kita wajib mematuhi semua peraturan berlaku di negara orang tersebut. Meski kita merasa dibatasi untuk beribadah di tempat-tempat ziarah," kata Lukman kepada Albalad.co kemarin.

Dia berharap pemerintah Arab Saudi tidak menyamaratakan perilaku sebagai kecil jamaah dianggap berbuat bidah atau syirik di tempat-tempat ziarah di Makkah. Dia menekankan sebagian besar jamaah Indonesia berziarah ke lokasi-lokasi bersejarah di Makkah untuk mengenang peristiwa dalam sejarah Islam sekaligus untuk menambah keimanan.

Meski begitu, Lukman bilang dirinya tidak akan meminta kepada pemerintah Arab Saudi untuk mencabut larangan berziarah ke beragam lokasi di Makkah.

Syekh Bandar Abdul Aziz Balila, imam Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Twitter)

Arab Saudi tangkap satu lagi imam Masjid Al-Haram

Alhasil, sudah dua imam Masjid Al-Haram ditahan setelah Syekh Dr. Saleh bin Muhammad at-Talib dibekuk bulan lalu.

Imam Masjid Al-Haram Syekh Faisal bin Jamil al-Ghazawi. (Twitter)

Satu lagi imam Masjid Al-Haram dilarang berdakwah

Sudah dua imam Masjid Al-Haram dilarang berdakwah dan satu lagi ditahan.

Syekh Khalid bin Ali al-Ghamdi, salah satu imam Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Twitter)

Arab Saudi larang imam Masjid Al-Haram berdakwah

Arab Saudi bulan lalu menangkap Syekh Dr. Saleh bin Muhammad at-Talib, juga salah satu imam Masjid Al-Haram.

Sebuah alat derek raksasa jatuh di Masjid Al-Haram, Makkah, Arab Saudi, Jumat, 11 September 2015. (Arab News)

Raja Salman tidak tepati janji beri santunan bagi korban derek jatuh di Masjid Al-Haram

Lagi-lagi Arab Saudi melanggar janji untuk mengumumkan hasil penyelidikan atas tabrakan arus jamaah haji menewaskan lebih dari 2.400 orang. Raja Salman juga menolak meminta maaf dan mengakui kesalahan.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Netanyahu targetkan buka hubungan diplomatik dengan Arab Saudi tahun depan

Banyak negara Arab ingin bekerjasama dengan Israel dalam sektor keamanan dan pertahanan.

11 Desember 2018

TERSOHOR