kabar

Skandal donasi Saudi buat Najib

Fulus US$ 1,2 miliar ini dipinjamkan oleh pemerintah Malaysia kepada sebuah perusahaan Arab Saudi tidak pernah didengar sebelumnya, bernama Patro Saudi.

14 Mei 2018 11:51

Kemenangan koalisi Pakatan Harapan dipimpin mantan Perdana Menteri Malaysia dalam pemilihan umum 9 Mei lalu telah mengubah situasi politik di negara jiran itu. Sehabis diresmikan menjadi perdana menteri, politikus gaek berumur 92 tahun itu langsung tancap gas buat memberantas korupsi.

Sasaran utamanya adalah bekas Perdana Menteri Najib Razak dari UMNO (Organisasi bangsa Melayu Bersatu), baru saja dia kalahkan dalam pilihan raya. Skandal donasi dari para pangeran Arab Saudi atau 1MDB mulai diselidiki.

Dalam serial dokumenter berjudul The House of Saud: A Family at War, BBC meengungkapkan Najib bersekongkol dengan Pangeran Turki bin Abdullah, putra dari mendiang Raja Arab Saudi Abdullah bin Abdul Aziz, untuk mengambil sekitar US$ 1,2 miliar dari 1MDB, dana investasi pemerintah Malaysia.

Fulus US$ 1,2 miliar ini dipinjamkan oleh pemerintah Malaysia kepada sebuah perusahaan Arab Saudi tidak pernah didengar sebelumnya, bernama Patro Saudi.

Dalam hitungan hari, sekitar US$ 700 dari jumlah itu hilang ddari perusahaan bikinan Pangeran Turki ini. Kecurigaan muncul pada Maret 2013 setelah uang sebanyak US$ 681 juta ditransfer ke rekening pribadi Najib.

Pada April 2016, the Guardian melaporkan Najib telah menerima sumbangan US$ 681 juta dari Arab Saudi. Dia memang sudah dituding terlibat sejumlah kasus rasuah setelah transfer itu ketahuan setahun sebelumnya.

"Itu sumbangan murni tanpa perlu balas jasa," kata Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adil al-Jubair, ketika ditanya di sela Konferensi Tingkat Tinggi Organisasi Konferensi Islam (OKI) di Kota Istanbul, Turki, seperti dilansir the Guardian.

Tentu saja bukan sebuah kebetulan seorang perdana menteri baru saja terpilih menerima duit dalam jumlah sangat besar tanpa harus ada imbalan apapun.

Pada 30 Juni 2017, the Wall Street Journal menyebutkan Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Amerika Serikat Yusuf al-Utaiba terlibat dalam skandal korupsi 1MDB, menyebabkan kerugian negara US$ 4,5 miliar.  

Kuasa Usaha Sementara Indonesia untuk Suriah Didi Wahyudi pada Jumat, 28 Agustus 2015, melepas 13 tenaga kerja perempuan akan dipulangkan ke Indonesia. (KBRI Damaskus buat Albalad.co)

KJRI Jeddah berhasil dapatkan uang diyat bagi keluarga warga Indonesia dibunuh

Pihak majikan sepakat untuk memenuhi hak korban senilai 200 ribu riyal, meliput uang diyat syari sebesar 55 ribu riyal, sisa gaji almarhumah belum dibayar 32.400 riyal, dan santunan senilai 112.600 riyal.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman saat mengunjungi Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, 12 Februari 2019. (Twitter)

Putera mahkota Saudi tiba di Jakarta Senin sore

Ini bakal menjadi lawatan luar negeri pertama Bin Salman setelah citra Saudi dan dirinya ternoda akibat pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi.

Putera Mahkota Arab Saudi bin Salman saat berada di atap Kabah pada 12 Februari 2019. (Twitter)

Anak Raja Salman dikecam karena naik ke atap Kabah

Ratusan aparat keamanan mengelilingi Kabah dan hanya menyisakan dua jalur bagi jamaah buat bertawaf.

Putera Mahkota Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz keluar dari dalam Kabah pada 12 Februari 2019. (Twitter)

Lawatan anak Raja Salman ke Indonesia terkesan dirahasiakan

Berbeda dengan lawatan sang ayah, Raja Salman. Gembar gembornya sudah terdengar sebulan sebelumnya





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

tkw suriah

KJRI Jeddah berhasil dapatkan uang diyat bagi keluarga warga Indonesia dibunuh

Pihak majikan sepakat untuk memenuhi hak korban senilai 200 ribu riyal, meliput uang diyat syari sebesar 55 ribu riyal, sisa gaji almarhumah belum dibayar 32.400 riyal, dan santunan senilai 112.600 riyal.

15 Februari 2019

TERSOHOR