kabar

Lajang di Mosul susah kawin

Masyarakat Mosul umumnya konservatif. Bahkan sebelum ISIS bercokol di sana, jarang ada perempuan masih hidup sendirian ketika usia sudah menginjak kepala dua.

17 Mei 2018 21:32

Lelaki dan perempuan lajang di Kota Mosul, Irak, susah kawin meski kota itu sudah lepas dari cengkeraman milisi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) sejak Juli tahun lalu.

Penyebabnya kaum lelaki sulit mencari pekerjaan sehingga lama mengumpulkan fulus buat mahar dan biaya resepsi pernikahan. Sedangkan yang perempuan banyak yang sudah ketuaan.

Mosul dikuasai ISIS sejak pertengahan 2014 dan di sanalah pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi mengumumkan dirinya sebagai khalifah.

Khulud termasuk gadis Mosul gelisah lantaran belum bertemu jodoh. Dia takut tidak akan pernah bisa berumah tangga seumur hidupnya.

"Saya mungkin masih memiliki harapan bersuami," kata sarjana berusia 24 tahun ini. "Tapi kakak perempuan saya telah berumur 29 tahun barangkali kesempatannya buat menikah jauh lebih kecil."

Sedangkan kakak perempuannya satu lagi, berumur 37 tahun, sudah beranak empat.

Masyarakat Mosul umumnya konservatif. Bahkan sebelum ISIS bercokol di sana, jarang ada perempuan masih hidup sendirian ketika usia sudah menginjak kepala dua.

Mukmin Abdullah juga berkhaya bisa menikah. Sarjana ekonomi ini sudah berumur 38 tahun. Namun penghasilannya sebagai sopir taksi belum cukup buat mengumpulkan uang untuk kawin.

Menurut Manaf Khalid, pekerja sosial berusia 32 tahun, banyak lelaki Mosul lebih suka menikahi perempuan sudah bekerja. "Sehingga sang istri bisa membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga," ujarnya.

Tidak jarang banyak pasangan pengantin mengandalkan nikah gratis, seperti Muhammad Sami, 27 tahun, berprofesi sebagai pandai besi.

Burung puyuh Houbara. (birdguide.club)

Polisi Pakistan tangkap sejumlah pangeran Qatar karena berburu burung langka tanpa izin

Pada 2014, Pangeran Fahad bin Sultan bin Abdul Aziz dari Saudi membunuh lebih dari dua ribu burung houbara selama 21 hari perburuan.

Sekolah Dasar Imam Khomeini di Mosul, utara Irak. (Al-Arabiya)

Sekolah dasar di Mosul diberi nama Imam Khomeini

Dianggap sebagai tindakan provokatif.

Perdana menteri Irak Haidar al-Abadi bersalaman dengan seorang komandan pasukan Irak setibanya di Kota Mosul, 9 Juli 2017, untuk mengumumkan pembebasan Mosul dari ISIS. (Twitter/@HaiderAlAbadi)

Irak bebaskan Mosul dari ISIS

Sepekan sebelumnya, Abadi sudah mengumumkan berakhirnya khilafah islamiyah versi ISIS setelah pasukan Irak merebut Masjid An-Nuri telah menjadi puing akibat diledakkan ISIS.

Kompleks makam Nabi Yunus dihancurkan ISIS di Kota Mosul, Irak. (wsj.net)

Irak bebaskan kubur Nabi Yunus dari ISIS

Hampir seluruh wilayah timur Mosul telah bebas dari ISIS.





comments powered by Disqus