kabar

Pangeran Arab Saudi serukan kudeta terhadap Raja Salman

"Kalau Ahmad dan Muqrin bersatu, saya yakin 99 persen anggota keluarga kerajaan, pasukan keamanan, dan tentara akan mendukung mereka," kata Pangeran Khalid, mendapat suaka politik di Jerman sedari 2013.

21 Mei 2018 19:07

Pangeran Khalid bin Farhan, hidup di pengasingan di Jerman, menyerukan kepada paman-pamannya untuk menggulingkan pemerintahan dipimpin Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman.

Dalam wawancara khusus dengan Middle East Eye, Pangeran Khalid meminta kepada dua pamannya, bekas Menteri Dalam Negeri Pangeran Ahmad bin Abdul Aziz dan mantan Putera Mahkota Pangeran Muqrin bin Abdul Aziz, untuk bersatu buat menumbangkan Raja Salman. Alasannya, sejak Raja Salman naik takhta pada Januari 2015, Arab Saudi menjadi rusak lantaran kebijakan domestik dan luar negerinya. Selain itu, perpecahan dalam keluarga Bani Saud kian tajam.

"Kalau Ahmad dan Muqrin bersatu, saya yakin 99 persen anggota keluarga kerajaan, pasukan keamanan, dan tentara akan mendukung mereka," kata Pangeran Khalid, mendapat suaka politik di Jerman sedari 2013.

Dia menambahkan pernyataan disampaikan Pangeran Mamduh bin Abdul aziz, salah satu putra mendiang Raja Abdul Aziz masih hidup, menunjukkan memang ada perseteruan tajam dalam keluarga Bani Saud.

Pangeran Khalid percaya sebagai orang berpendidikan dan memiliki visa bagus, Pangeran Ahmad dan Pangeran Muqrin mampu membawa Arab saudi ke depan menjadi lebih baik. "Ada kemarahan besar dalam keluarga terhadap Raja Salman dan keluarganya," ujarnya.

Pangeran Khalid mengklaim dirinya mendapat banyak dukungan dari polisi dan tentara melalui surat elektronik tentang seruan kudeta terhadap Raja Salman. "mereka memohon kepada Pangeran Ahmad bin Abdul Aziz untuk mengambil inisiatif buat mengubah situasi saat ini," tuturnya.

Upaya kudeta terjadi bulan lalu ketika baku tembak meletup di sekitar Istana Auja milik Raja Salman, berlokasi di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. Raja Salman dan Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman langsung diungsikan ke pangkalan militer.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Raja Salman murka karena putera mahkota tidak hadiri sidang kabinet

Bin Salman juga tidak ada dalam pertemuan dengan para pejabat tinggi dan tamu negara.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Arab News)

Raja Salman perintahkan cabut pembekuan rekening milik semua putra mendiang Raja Abdullah

Kebanyakan pangeran ditangkap berasal dari keluarga berpengaruh, yakni mendiang Raja Abdullah bin Abdul Aziz, mendiang Raja Fahad bin Abdul Aziz, dan mendiang Pangeran Talal bin Abdul Aziz.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz bersama mediator asal Qatar Syekh Abdullah bin Ali ats-Tsani. (Al-Arabiya)

Raja Salman berseteru dengan anaknya

Bin Salman juga tidak tampak dalam rombongan menyambut kepulangan Raja Salman dari Mesir di bandar udara di Ibu Kota Riyadh.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Arabian Business)

Kesehatan Raja Salman mencemaskan

Raja Salman juga mengidap sakit punggung dan sakit lutut parah akibat dislokasi sendi.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Amerika akan batasi pergerakan menteri Iran hanya enam blok di New York

Zarif hanya diizinkan bergerak di area antara markas PBB, kantor perwakilan Iran untuk PBB, dan kediaman duta besar Iran buat PBB.

17 Juli 2019

TERSOHOR